House GOP Batalkan RUU Veteran Akibat Perpecahan Internal
Ketua DPR AS Mike Johnson terpaksa membatalkan rencana pengesahan paket tunjangan veteran besar pada Kamis, 16 Juli 2026, setelah pemberontakan dari partainya sendiri membuat undang-undang tersebut tidak memiliki cukup suara untuk disahkan.
Penarikan Undang-Undang Take Care of America's Veterans Act (TCAVA)—paket besar berisi lebih dari 60 ketentuan—terjadi beberapa menit sebelum pemungutan suara di lantai DPR.
>>> Presiden Trump Akan Hadiri Final Piala Dunia Argentina vs Spanyol
Pimpinan Partai Republik menarik undang-undang tersebut ketika lebih dari setengah lusin anggota partai menolak mendukungnya karena ketentuan pendanaan kontroversial yang mengurangi cakupan disabilitas tertentu.
Perselisihan internal partai berpusat pada Pasal 108 RUU tersebut, yang membatasi klaim disabilitas di masa depan untuk tinnitus dan sleep apnea guna mendanai perluasan tunjangan lainnya.
Meskipun beberapa kelompok seperti American Legion dan Mission Roll Call mendukung paket tersebut, organisasi lain seperti Veterans of Foreign Wars dan Disabled American Veterans sangat menentang pemotongan tersebut.
Pertemuan Menit Terakhir Gagal
Pertemuan menit terakhir yang tegang di luar lantai DPR gagal menyelesaikan kebuntuan. Perwakilan Zach Nunn bentrok dengan Perwakilan Anna Paulina Luna selama diskusi, kemudian mengkritik kepergiannya dari pertemuan.
"Sebagai veteran tempur, saya telah bekerja dengan para veteran untuk memberikan hasil. APL datang terlambat, mengamuk, lalu pergi.
Dia tertarik pada klik, kami bekerja untuk veteran cacat, pasangan militer, dan pencegahan bunuh diri—itu yang penting," kata Perwakilan Zach Nunn, Partai Republik dari Florida.
Perwakilan Luna membela posisinya, menyatakan dia menolak mendukung undang-undang yang memotong tunjangan medis yang ada untuk anggota dinas.
"Saya tidak akan memilihnya karena saya pikir memotong sleep apnea dan juga tinnitus lalu menggabungkannya dengan hal lain itu buruk.
Update Terbaru
ABC dan NBC Tidak Siarkan Langsung Pidato Trump, Kekhawatiran Isi Kontroversial
Jumat / 17-07-2026, 05:52 WIB
Timothée Chalamet Temui Dallas Cowboys Cheerleaders di Semifinal Piala Dunia
Jumat / 17-07-2026, 05:52 WIB
Pengemudi DoorDash Ditabrak Mobil Buronan Polisi, Dapat Tip Besar
Jumat / 17-07-2026, 05:52 WIB
JPMorgan Chase Investasi USD24 Juta di Philadelphia Navy Yard
Jumat / 17-07-2026, 05:50 WIB
Pennsylvania Keluarkan Peringatan Code Purple Akibat Asap Kebakaran Hutan
Jumat / 17-07-2026, 05:50 WIB
FDA Selidiki Pemasok Selada Taco Bell Terkait Wabah Cyclospora
Jumat / 17-07-2026, 05:49 WIB
Tom Holland Bikin Geger dengan Candaan Soal Pernikahan dengan Zendaya
Jumat / 17-07-2026, 05:49 WIB
Gleb Savchenko Tuding Mantan Istri Coba Jauhkan dari Anak
Jumat / 17-07-2026, 05:49 WIB
Penyusup 'TODAY' Show Andrew Truelove Didakwa dengan Kejahatan Rasial
Jumat / 17-07-2026, 05:49 WIB
Travis Kelce Kembali Latihan Sepak Bola Usai Nikahi Taylor Swift
Jumat / 17-07-2026, 05:49 WIB
Messi Torehkan Rekor Alien di Piala Dunia 2026
Jumat / 17-07-2026, 05:47 WIB
Menkop Pastikan Agen di Desa Tetap Ada Meski Kopdes Salurkan Barang Subsidi
Jumat / 17-07-2026, 05:47 WIB
Kisah Asli Odysseus: Tokoh Utama Epos The Odyssey
Jumat / 17-07-2026, 05:47 WIB
Assassin's Creed Black Flag Resynced: Tim Pengembang Sudah Punya Ide DLC
Jumat / 17-07-2026, 05:42 WIB







