Zelenskyy Bela Pemecatan Menteri Pertahanan Ukraina
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy membela keputusannya memberhentikan Menteri Pertahanan Mykhailo Fedorov pada Kamis.
Pemecatan itu terjadi setelah hubungan antara kementerian pertahanan dan pimpinan militer di Kyiv memburuk secara serius.
>>> Groundbreaking LNG Abadi Masela Dimulai, Presiden Prabowo Dorong Percepatan Produksi
Perseteruan administratif itu muncul ke publik dalam sebuah konferensi pers bersama.
Zelenskyy menjelaskan bahwa dialog yang sulit telah memisahkan kementerian dari komando tertinggi di bawah Kolonel Jenderal Oleksandr Syrskyi.
"Saya sangat ingin melihat persatuan. Namun kedua pihak tidak menemukannya.
Dan masalahnya bukan hanya pada mereka, tetapi juga pada saya," ujar Zelenskyy. Ia menambahkan bahwa kurangnya konsensus memaksanya memilih di antara faksi militer yang bersaing.
Ketegangan politik ini membayangi kunjungan resmi terakhir Perdana Menteri Inggris Keir Starmer ke Kyiv. Starmer menegaskan kembali komitmen pertahanan jangka panjang Inggris terhadap perang yang sedang berlangsung.
"Dukungan Inggris untuk perjuangan ini tidak akan pernah berubah. Ini sudah mendarah daging.
Bendera berkibar di gereja dan balai kota di seluruh negeri, seperti yang terjadi selama konflik ini. Perjuangan kalian adalah perjuangan kami," kata Starmer.
Starmer juga mencatat bahwa strategi militer Ukraina dalam beberapa bulan terakhir berhasil mengganggu logistik Rusia. "Itu berkat kerja keras, nyali, tekad, dan keberanian," ujarnya.
Kritik Mantan Menteri
Sementara itu, Fedorov yang dipecat mengadakan briefing terpisah untuk mengkritik hierarki militer yang kaku dan usang. "Tidak mungkin mengembangkan sistem berdasarkan ini," katanya.
Fedorov mengklaim bahwa Staf Umum secara rutin memblokir upaya modernisasi dan rencana reformasi.
"Budaya semacam ini harus diberantas, karena jika tidak, kita tidak akan bisa mengalahkan musuh yang sistemnya juga bermasalah," ujarnya.
Update Terbaru
Cara Cek Perkembangan Harga Emas 2026 Secara Akurat dengan Data Terupdate Setiap Hari
Jumat / 17-07-2026, 01:07 WIB
Hakim Minta Jaksa Penuhi Permintaan Dokter Tifa soal Dokumen Ijazah Jokowi
Jumat / 17-07-2026, 00:56 WIB
IKN Tetap Bangun Pusat Finansial Meski Tak Jadi Lokasi PFII, 6 Bank Siap Masuk
Jumat / 17-07-2026, 00:56 WIB
BPK Temukan Dana Bansos Error Rp2 Triliun, Gus Ipul: Sudah Dikembalikan ke Kas Negara
Jumat / 17-07-2026, 00:56 WIB
Usai Ijazah, Keaslian Almamater Jokowi Dipertanyakan: Tak Pernah Diundang UGM
Jumat / 17-07-2026, 00:56 WIB
Rogbid Luncurkan Kipas Genggam Breeze dengan Bodi Logam dan Pendingin
Jumat / 17-07-2026, 00:56 WIB
ICC Beri Peringatan ke Gurnoor Brar Akibat Lemparan Bola Tak Pantas
Jumat / 17-07-2026, 00:52 WIB
LeBron James Bicara di New York di Tengah Antisipasi NBA Free Agency
Jumat / 17-07-2026, 00:52 WIB
El Nino Kuat Ancam Pecahkan Rekor Suhu Global
Jumat / 17-07-2026, 00:52 WIB
Penggemar Bertanya-tanya soal Momen Avengers: Endgame di Doomsday
Jumat / 17-07-2026, 00:50 WIB
Mantan Developer: Elder Scrolls Online Tak Mampu Pertahankan Kecepatan Rilis Konten
Jumat / 17-07-2026, 00:50 WIB
Super Mario 64 Berhasil Dijalankan di Konsol Termahal Era 90-an, Meski 'Agak' Fungsional
Jumat / 17-07-2026, 00:50 WIB
Netflix Rilis Serial Komedi Golf The Hawk Dibintangi Will Ferrell
Jumat / 17-07-2026, 00:49 WIB
Carlos Alcaraz Masuk Daftar Cincinnati Open Usai Pulih dari Cedera
Jumat / 17-07-2026, 00:49 WIB







