>>> Citi Luncurkan Digital Depositary Receipts untuk Perusahaan Tertutup

Ia menekankan bahwa transformasi struktural sangat penting untuk mendapatkan keunggulan asimetris atas lawan.

"Kita tidak punya pilihan lain jika ingin mengalahkan Rusia secara asimetris, dengan kerugian minimal," kata Fedorov.

Protes Publik

Pemecatan itu memicu demonstrasi di luar kantor pemerintah di Kyiv. Warga berkumpul untuk menyatakan ketidaksetujuan terhadap keputusan tersebut.

"Untuk apa?" bunyi salah satu plakat pengunjuk rasa.

Plakat lain secara langsung mempertanyakan penilaian strategis pemerintah. "Apa kau waras?"

tulisnya. Massa juga meneriakkan tuntutan terhadap panglima militer.

"Syrskyi keluar!" teriak para pengunjuk rasa.

Demonstran Andrii Dligach menyatakan kekhawatiran bahwa pemecatan menteri yang reformis mencerminkan ketidakamanan politik di dalam pemerintahan. "Syrskyi adalah jenderal kuno.

Beberapa orang di sekitarnya diduga korup dan punya proyek drone sendiri. Masalahnya, Zelenskyy menentang siapa pun yang menunjukkan ambisi politik," ujar Dligach.

Ia menambahkan bahwa hanya sedikit orang yang bisa memengaruhi pemikiran presiden. "Kebanyakan menentang Fedorov.

>>> 41% Konsumen Indonesia Ganti Merek Mobil, Minat EV Tertinggi di Asia Tenggara

Mereka lebih suka gaya manajemen kuno, mirip dengan di Rusia, dengan seorang tsar," kata Dligach.