Sebaliknya, jika tubuh tegang, telinga menekuk ke belakang, atau napas cepat, dengkuran bisa menjadi sinyal ada yang tidak beres.

Mendesis saat Terancam

Desisan merupakan peringatan jelas bahwa kucing merasa tidak aman atau terancam. Saat mendesis, kucing biasanya menunjukkan punggung melengkung, bulu berdiri, ekor mengembang, telinga menekuk, dan gigi terlihat.

Jika menemukan kucing dalam kondisi ini, jangan memaksanya disentuh. Beri ruang agar ia merasa aman dan cari tahu penyebabnya.

Menggeram, Peringatan Terakhir

Geraman adalah suara rendah dan berat yang menandakan kucing sangat terganggu atau bersiap mempertahankan diri. Suara ini sering muncul saat kucing merasa terpojok atau tidak nyaman.

Geraman biasanya disertai tubuh kaku, mata membelalak, dan ekor mengembang. Jika kucing sudah menggeram, hindari mendekat karena risiko dicakar atau digigit lebih tinggi.

Meraung, Bisa Tanda Birahi atau Sakit

Suara meraung (yowling) lebih keras dan panjang dibanding mengeong biasa. Ini umum terjadi saat kucing memasuki masa birahi, baik jantan maupun betina.

Namun, meraung juga bisa menandakan stres akibat perubahan lingkungan, kesepian, terjebak, atau kebingungan pada usia lanjut. Jika muncul terus-menerus tanpa penyebab jelas, periksakan ke dokter hewan.

Mengeong Pendek Berulang saat Melihat Mangsa

Pernah melihat kucing mengeluarkan suara pendek seperti cicitan saat menatap burung dari balik jendela?

Suara chirping atau chattering ini biasanya muncul saat kucing melihat mangsa yang tidak bisa dijangkau.

>>> Indonesia Negara dengan Belanja Pendidikan Terendah, Hanya 1,3% dari PDB

Para ahli menduga suara tersebut berkaitan dengan naluri berburu atau rasa frustrasi karena mangsa di luar jangkauan. Perilaku ini tergolong normal dan tidak perlu dikhawatirkan.