Pernah terbangun karena hidung kucing tiba-tiba menempel di wajah? Banyak pemilik menganggap perilaku ini sebagai bentuk kemanjaan atau sekadar ingin dibelai.

Padahal, ada alasan ilmiah yang membuat kucing gemar mengendus wajah pemiliknya, terutama saat sedang tertidur.

>>> Truk Tabrak JPO Tendean, Macet Mengular Hingga Kuningan-Warung Buncit

Bagi kucing, mengendus bukan sekadar kebiasaan.

Indra penciuman merupakan salah satu alat komunikasi terpenting yang membantu mereka mengenali lingkungan, memahami kondisi sekitar, hingga mempererat hubungan dengan manusia.

Kucing Mengenali Pemilik Lewat Aroma

Kucing memiliki indra penciuman yang jauh lebih tajam dibandingkan manusia.

Kemampuan ini diperkirakan sekitar 14 kali lebih sensitif, sehingga mereka dapat mendeteksi aroma yang nyaris tidak tercium oleh hidung manusia.

Saat mengendus wajah pemilik, kucing sebenarnya sedang mengumpulkan berbagai informasi.

Aroma napas, minyak alami pada kulit wajah, hingga perubahan bau tubuh dapat memberi petunjuk mengenai identitas, suasana hati, bahkan kondisi kesehatan seseorang.

Karena itu, jangan heran jika kucing tampak penasaran mengendus wajah Anda setelah makan, saat sedang sakit, atau ketika ada perubahan aroma tubuh.

Melakukan Investigasi

Waktu tidur menjadi momen favorit kucing untuk mendekat. Alasannya sederhana, saat tidur manusia cenderung diam sehingga kucing merasa lebih aman untuk melakukan investigasi.

Selain itu, napas yang keluar saat tidur membawa aroma yang mudah dikenali.

Jika sebelumnya Anda baru makan atau sedang mengalami gangguan pada mulut maupun gigi, kucing kemungkinan akan semakin tertarik mengendus karena mencium perubahan bau tersebut.

>>> Deret Kemenangan Spanyol: Mengerikan, Prancis Patut Waspada

Perilaku ini umumnya bukan tanda ada sesuatu yang berbahaya. Sebaliknya, rasa ingin tahu memang merupakan bagian alami dari sifat kucing.