Indonesia menempati posisi terendah dalam belanja pendidikan dibandingkan negara-negara lain di dunia. Alokasi anggaran pendidikan Indonesia hanya mencapai 1,3% dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Data UNESCO Institute for Statistics menunjukkan bahwa meskipun anggaran pendidikan paling kecil, Indonesia memiliki 40,2% penduduk berusia 24 tahun ke bawah.

>>> 5 Cara Memilih Bedak untuk Kulit Kombinasi agar Makeup Tetap Segar

Proporsi ini tergolong tinggi dan menunjukkan besarnya kebutuhan akses pendidikan bagi generasi muda.

Daftar 10 Negara dengan Belanja Pendidikan Terendah

Pakistan dan Bangladesh berada di posisi kedua dan ketiga dengan alokasi anggaran pendidikan masing-masing 2% dari PDB.

Singapura menyusul di urutan keempat dengan 2,2%, disusul Thailand sebesar 2,5%.

Vietnam dan Irlandia sama-sama mengalokasikan 2,9% dari PDB untuk pendidikan. Türkiye menempati posisi kedelapan dengan 3,1%, sedangkan Rumania dan Jepang masing-masing 3,3%.

Berikut daftar lengkap 10 negara dengan belanja pendidikan terendah berdasarkan persentase terhadap PDB, dikutip dari Seasia Stats pada Kamis (15/7/2026):

1. Indonesia: 1,3% dari PDB, penduduk usia ≤24 tahun 40,2%

2. Pakistan: 2,0%, penduduk usia ≤24 tahun 56,2%

3. Bangladesh: 2,0%, penduduk usia ≤24 tahun 46,6%

>>> Mengenal Museum Date, Kencan Elegan ala Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi

4. Singapura: 2,2%, penduduk usia ≤24 tahun 25,6%

5. Thailand: 2,5%, penduduk usia ≤24 tahun 26,9%

6. Vietnam: 2,9%, penduduk usia ≤24 tahun 36,6%

7. Irlandia: 2,9%, penduduk usia ≤24 tahun 31,6%

8. Türkiye: 3,1%, penduduk usia ≤24 tahun 35,4%

9. Rumania: 3,3%, penduduk usia ≤24 tahun 26,7%

10. Jepang: 3,3%, penduduk usia ≤24 tahun 20,8%

UNESCO menyoroti adanya kesenjangan antara investasi pendidikan yang rendah dengan tingginya jumlah penduduk usia muda di beberapa negara.

>>> Famicom Berusia 43 Tahun, Sakurai Sebut Konsol Paling Berpengaruh

Kondisi ini dapat menghambat pengembangan kualitas tenaga kerja dan daya saing ekonomi jangka panjang.