Rismon Hasiholan Sianipar angkat bicara terkait retaknya hubungan antara Roy Suryo dan tim kuasa hukumnya yang dipimpin Ahmad Khozinudin.

Ia mengaku tidak heran dengan perpecahan tersebut. Bahkan, Rismon memanfaatkan momen itu untuk membalas pihak-pihak yang sebelumnya melabelinya sebagai pengkhianat.

>>> YLBHI: Eks Jampidsus Febrie Layak Divonis Seumur Hidup, Lebih Berat dari Nadiem

Dalam tayangan YouTube Balige Academy, Rismon menilai konflik yang kini terjadi justru membuktikan bahwa persoalan selama ini bukan berada pada dirinya, melainkan di internal kelompok Roy Suryo sendiri.

Rismon mengungkapkan dirinya sempat menjadi sasaran kritik dan dicap sebagai pengkhianat oleh sejumlah pihak, termasuk Roy Suryo dan Dokter Tifauzia Tyassuma (Dokter Tifa).

"Mereka melabel saya pengkhianat termasuk Roy Suryo dan Tifa, padahal mereka sendiri hancur-hancuran di dalamnya," ucap Rismon.

Ia pun menegaskan bahwa keretakan hubungan Roy Suryo dengan Ahmad Khozinudin sebenarnya bukan sesuatu yang mengejutkan. Menurutnya, tanda-tanda perpecahan itu sudah terlihat sejak lama.

"Ini sudah kita prediksi pecah kongsi ini jauh sebelumnya sudah saya katakan," ungkap dia.

Di awal pernyataannya, Rismon bahkan menggambarkan kondisi tersebut dengan nada menyindir. "Kacau, kacau, kacau mania, kacau, kacau, kacau mania," kata Rismon.

>>> Gaji Magang Nasional 2026 Capai Rp 5,9 Juta, Ini Besaran Uang Saku dan Syaratnya

Ia kemudian menyinggung kabar Roy Suryo yang telah mengakhiri kerja sama dengan Ahmad Khozinudin beserta timnya.

"Roy Suryo memecat tim dari Khozinudin dan kawan-kawan. Khozinudin tidak lagi berhak menggunakan nama Roy Suryo baik di dalam siaran televisi, podcast maupun lainnya," ujarnya.

Lebih jauh, Rismon mengaitkan pecahnya hubungan itu dengan dinamika yang sebelumnya terjadi di dalam kelompok yang aktif mengangkat isu dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

Ia menyinggung keluarnya sejumlah nama, mulai dari Dokter Tifa, Abraham Samad, hingga pengacara Abdullah Alkatiri.

Menurutnya, rangkaian peristiwa tersebut merupakan pertanda bahwa hubungan di internal kelompok itu memang sudah mulai retak.

Di akhir pernyataannya, Rismon turut menyinggung isu dugaan ijazah Jokowi yang selama ini kerap disuarakan Roy Suryo.

>>> Argentina vs Spanyol di Final Piala Dunia 2026, Perebutan Gelar pada 19 Juli

Menurutnya, polemik tersebut kini tidak lagi menyedot perhatian publik sebesar sebelumnya, seiring munculnya berbagai konflik di internal kelompok yang selama ini mengangkat isu tersebut.