Seorang wanita di Idaho yang menghadapi tuntutan pembunuhan atas kematian bayi kembarnya yang berusia 18 bulan mendapat dukungan mengejutkan dari seorang perawat dalam sidang jaminan.

Andrea Shaw didakwa dua tuduhan pembunuhan tingkat pertama setelah diduga mencekik anak-anaknya pada Mei 2025. Ia kemudian mengklaim kematian mereka akibat reaksi buruk terhadap vaksinasi rutin.

>>> Bintang 'DWTS' Gleb Savchenko Tuduh Mantan Istri Culik Anak ke Hong Kong

Jaminan Shaw awalnya ditetapkan sebesar $2 juta. Pengacaranya meminta pengurangan drastis menjadi $100.000 pada sidang Rabu, namun hakim justru mencabut jaminan sepenuhnya.

Menurut dokumen pengadilan, seorang perawat bernama Angela Wulbrecht menyatakan tertarik pada kasus ini setelah mendengar tentang kematian tersebut.

Ia menawarkan dukungan dan layanan kepada keluarga Shaw.

Wulbrecht mengaku mengenal Shaw dengan baik dan mengatakan Shaw tidak pernah menunjukkan apa pun selain kesedihan atas kematian anak-anaknya.

>>> Motif Wali Murid Teror Bom SD di Jaksel: Tersinggung soal Seragam

Shaw hamil lagi setelah kejadian itu.

Perawat itu bersikeras bahwa Shaw hanya peduli pada kesehatan bayi yang dikandungnya dan sangat takut dengan tes rutin.

Shaw melahirkan beberapa hari sebelum penangkapannya pada 7 Juli.

Meskipun ada argumen pengacara dan dukungan Wulbrecht, hakim mencabut jaminan dengan alasan Shaw dianggap membahayakan bayi barunya.

>>> Zulhas Klarifikasi: Kopdes Bukan Supermarket, Banyak yang Salah Paham

Shaw dijadwalkan kembali ke pengadilan pada 18 Agustus untuk memasukkan pembelaan.