Menyatakan gula sebagai "terlarang" justru dapat meningkatkan keinginan untuk mengonsumsinya, menyebabkan kegagalan atau kehilangan kendali.

Selain itu, memotong semua gula—termasuk yang alami—berisiko menurunkan kadar gula darah terlalu rendah.

Glukosa sangat penting untuk fungsi tubuh.

Jika gula darah turun drastis, Anda bisa mengalami kesulitan berpikir jernih, kelelahan, mudah marah, sakit kepala, lapar, jantung berdebar, berkeringat, sensasi kesemutan, atau gangguan tidur dan penglihatan.

American Heart Association merekomendasikan tidak lebih dari 25 gram gula tambahan per hari untuk wanita dan 36 gram untuk pria.

Periksa label makanan untuk mengetahui jumlah gula tambahan yang tercantum di bawah total gula.

Cara Sehat Mengurangi Gula

Alih-alih melakukan "detoks" yang mustahil, cobalah pendekatan yang lebih berkelanjutan. Tetapkan tujuan realistis dan ganti pola pikir "harus berhenti gula" dengan "menikmati makanan memuaskan sepanjang hari".

Fokus pada makanan seimbang yang mengandung karbohidrat, protein, dan lemak. Jangan menghilangkan camilan manis sesekali.

Sediakan camilan tinggi serat dan rendah gula tambahan, seperti buah, saat lapar menyerang.

Praktikkan intuitive eating: dengan mengizinkan diri Anda mengonsumsi apa yang diinginkan, makanan manis perlahan akan kehilangan daya tariknya.

>>> BEI Rela Saham RI Keluar dari Indeks Global demi Benahi Pasar

Ini adalah panduan umum; untuk saran yang disesuaikan dengan kondisi kesehatan, konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi.