Digitalisasi proses kredit memungkinkan monitoring dan audit berkala untuk menjaga kualitas kredit.

BNI juga melakukan monitoring berkala untuk memastikan usaha debitur berjalan sesuai rencana dan dana digunakan sesuai tujuan.

Perseroan melakukan audit rutin atas setiap pemberian kredit untuk memastikan proses penyaluran sesuai ketentuan, mendeteksi potensi penyimpangan sejak dini, serta memperkuat akuntabilitas seluruh pihak yang terlibat.

Okki menambahkan, penguatan tata kelola ini sejalan dengan langkah BNI dalam menindaklanjuti setiap indikasi penyimpangan secara objektif.

Menyinggung perkara dugaan penyimpangan KUR di Jember, BNI menegaskan bahwa proses hukum yang berjalan merupakan tindak lanjut atas laporan perseroan kepada aparat penegak hukum.

>>> Polisi Gagalkan Penyelundupan 12 Motor Curian dari Jakarta ke Sumatra

"Kasus KUR Jember berawal dari laporan BNI kepada aparat penegak hukum. BNI menghormati proses hukum yang berjalan dan bersikap kooperatif dalam proses penyidikan," pungkas Okki.