Gelar RGS 2026, OJK Ingatkan Patuh Aturan Bukan Hambatan Usaha
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan bahwa kepatuhan terhadap aturan dan tata kelola yang baik bukanlah penghambat kegiatan usaha.
Sebaliknya, kepatuhan berperan menjaga agar target perusahaan maupun institusi dapat tercapai dengan tetap mengedepankan tata kelola yang baik, transparansi, dan akuntabilitas.
>>> Spanyol Berpotensi Rusak Rekor Nirkalah Argentina saat Lawan Prancis
Hal tersebut disampaikan Anggota Dewan Komisioner OJK Sophia Wattimena dalam gelaran Risk and Governance Summit (RGS) 2026 di Jakarta, Selasa (14/7).
Sophia mengungkapkan penerapan tata kelola perusahaan (good corporate governance/GCG) yang kuat menjadi salah satu fokus pembahasan dalam forum tahunan tersebut.
Menurut Sophia, kepatuhan harus dipandang sebagai bagian dari strategi perusahaan untuk mencapai tujuan bisnis secara berkelanjutan.
"Tadi di salah satu keynote juga disampaikan bahwa compliance itu tentunya bukan untuk penghambat.
Tapi justru untuk menjaga semua program kerja baik itu di perusahaan maupun institusi supaya target-target yang sudah dicanangkan bisa tercapai dengan baik, dengan tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas yang baik," ujar Sophia.
Ia menjelaskan RGS 2026 mengangkat tema Future Ready Governance for Sustainable Growth and National Prosperity.
>>> Cerita di Balik Alasan Mengapa Messi Belum Pernah Lawan Inggris
Forum tersebut menghadirkan praktisi tata kelola, kepatuhan, dan manajemen risiko dari dalam maupun luar negeri untuk berbagi praktik terbaik dalam penerapan GCG.
Salah satu pembahasan pada sesi utama menyoroti perusahaan-perusahaan Indonesia yang berhasil meraih nilai tinggi dalam Asian Corporate Governance Scorecard (ACGS).
"Di sesi ini kami menyoroti salah satunya adalah beberapa perusahaan domestik yang bisa memperoleh skor bagus di ACGS.
Nah itu apa saja rahasianya yang bisa ditularkan kepada institusi atau perusahaan yang lain di Indonesia. Jadi perusahaan lain bisa memiliki lesson learned dari situ," katanya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Komisioner Audit Internal, Manajemen Risiko, dan Pengendalian Kualitas OJK Kusdarmawan Agustianto mengatakan pengelolaan risiko dan tata kelola yang baik merupakan fondasi utama bagi seluruh organisasi, termasuk lembaga jasa keuangan.
"Harapannya memang adalah untuk reminder bahwa risk, pengelolaan risk, kemudian tata kelola yang baik tentunya merupakan fondasi yang sangat mendasar untuk semua lembaga, semua organisasi, semua lembaga jasa keuangan untuk menjalankan bisnis dan operasionalnya secara govern," ujar Kusdarmawan.
>>> Jalan Tendean Arah Blok M Kembali Dibuka Usai Pembersihan Puing JPO
Kusdarmawan menilai penguatan tata kelola dan manajemen risiko diharapkan mampu membantu lembaga jasa keuangan mencapai tujuan bisnis sekaligus mendukung kemajuan perekonomian nasional.
Update Terbaru
Spyro: A Realm Beyond Dev Sambut Baik Kebangkitan Platformer 3D
Rabu / 15-07-2026, 00:09 WIB
Dorit Kemsley Rayakan Ultah ke-50 di Paris Saat Rumah Terancam Lelang
Rabu / 15-07-2026, 00:09 WIB
Analis: PS6 Bisa Unggul 10 Juta Unit dari Xbox Project Helix Sebelum 2030
Rabu / 15-07-2026, 00:08 WIB
Laporan Otopsi Ungkap Detik-Detik Akhir James Handy Sebelum Tewas
Rabu / 15-07-2026, 00:07 WIB
Mantan Kontestan 'The Voice' RaeLynn Ajukan Gugatan Cerai
Rabu / 15-07-2026, 00:07 WIB
Kapten Sully Ungkap Diagnosis Alzheimer, Tetap Jalani Hidup
Rabu / 15-07-2026, 00:07 WIB
Travis Scott Digugat Kru Kapal atas Insiden Yacht di Miami 2024
Rabu / 15-07-2026, 00:07 WIB
Rata-rata Mobil Listrik di China Lebih Muda dari Ponsel Anda
Rabu / 15-07-2026, 00:07 WIB
15 WNA China dan Vietnam Ditangkap Usai Buka Lowongan Kerja Curi Data
Rabu / 15-07-2026, 00:07 WIB
Pemerintah Janji Tambah Anggaran Pelatnas Panjat Tebing
Rabu / 15-07-2026, 00:04 WIB
Keamanan Berlipat, Duel Inggris vs Argentina Dianggap Berisiko Tinggi
Rabu / 15-07-2026, 00:04 WIB
19 Serial Anime Terpanjang yang Butuh Waktu Lama untuk Ditonton
Rabu / 15-07-2026, 00:04 WIB
Polisi di Bone Dikeroyok Saat Lerai Keributan, 6 Pelaku Ditangkap
Rabu / 15-07-2026, 00:01 WIB
STY di Latihan Perdana Persija: Gembleng Fisik dan Budaya Disiplin
Rabu / 15-07-2026, 00:01 WIB







