5 Kebiasaan Orang Tua yang Membentuk Anak Percaya Diri
Menurut penelitian itu, pujian yang berfokus pada usaha menghasilkan pencapaian yang lebih baik.
Sementara berdasarkan penelitian Carol Dweck dari Stanford menjelaskan bahwa pujian terhadap proses dapat menumbuhkan growth mindset atau pola pikir bertumbuh.
>>> Spanyol Ukir Rekor Bersejarah usai Bekuk Prancis, Makin Dekat Kawinkan Gelar Euro dan Piala Dunia
Anak yang hanya dipuji karena dianggap pintar bisa merasa takut ketika menghadapi tantangan.
Sebaliknya, anak yang diapresiasi karena terus berusaha akan memahami bahwa kemampuan dapat berkembang melalui latihan dan ketekunan.
3. Membiasakan anak mencari solusi atas masalahnya.
Sebagai orang tua, wajar jika ingin segera membantu anak. Namun, melakukan semuanya untuk mereka justru dapat mengurangi kesempatan belajar.
Cobalah memberi pertanyaan yang memancing anak berpikir, dorong mereka mencari solusi sendiri, izinkan melakukan kesalahan kecil, lalu dampingi saat mereka belajar memperbaikinya.
Ketika anak berhasil mengatasi masalah dengan usahanya sendiri, rasa percaya dirinya akan tumbuh karena ia menyadari kalau dirinya sanggup menghadapi tantangan.
4. Menjadi contoh sikap percaya diri bagi anak.
Anak belajar lebih banyak dari apa yang mereka lihat dibandingkan apa yang mereka dengar. Maka itu, orang tua perlu menunjukkan sikap positif saat menghadapi berbagai tantangan.
Misalnya, Anda tetap tenang ketika mengalami kegagalan atau memperlihatkan cara menyelesaikan masalah dengan baik. Cara menangani masalah secara tak langsung bakal ditiru oleh anak.
5. Memberikan kesempatan anak untuk memilih.
Kepercayaan diri berkembang ketika anak diberi kesempatan untuk mengambil keputusan sesuai usianya.
Misalnya biarkan si anak memilih pakaian, menentukan buku yang ingin dibaca, atau memutuskan tugas mana yang akan dikerjakan terlebih dahulu.
Pengalaman sederhana itu membantu anak merasa jika pendapat dan keputusannya berarti. Mereka juga belajar menghadapi konsekuensi dari pilihan yang dibuat.
>>> Moncer di Moto3, Hakim Danish Banjir Minat dari Tim Moto2
Di sisi lain, bila orang tua selalu mengambil alih, anak akan lebih bergantung pada arahan dan persetujuan orang lain.
Update Terbaru
Kelembaban Monsun Tingkatkan Risiko Banjir Bandang di AS Barat
Rabu / 15-07-2026, 14:45 WIB
Israel Makin 'Tercekik' Kekurangan Pasukan Cadangan hingga Tank Perang
Rabu / 15-07-2026, 14:45 WIB
Hasil Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz: XLSmart dan Telkomsel Menang
Rabu / 15-07-2026, 14:45 WIB
7 Aplikasi Terbukti Membayar untuk Hasilkan Saldo Dana Gratis di 2026
Rabu / 15-07-2026, 14:43 WIB
Perlengkapan dan Suplemen Olahraga dari Bintang Favorit Anda
Rabu / 15-07-2026, 14:42 WIB
Deschamps Ngeluh Soal Wasit, Luis de la Fuente Beri Balasan Menohok
Rabu / 15-07-2026, 14:42 WIB
De la Fuente usai Spanyol ke Final Piala Dunia: Semangat 2010 Kembali
Rabu / 15-07-2026, 14:42 WIB
Pendaftaran Magang Nasional Angkatan II Batch I 2026 Dibuka 16 Juli
Rabu / 15-07-2026, 14:42 WIB
Komnas Perempuan Kritik Kebijakan Pengendalian Penduduk yang Sasar Perempuan
Rabu / 15-07-2026, 14:42 WIB
Pusat Nuklir Iran yang Dibidik Trump: Hasil Kerja Sama Rusia-China
Rabu / 15-07-2026, 14:42 WIB
Kyohei Yoshino Ungkap Alasan Antusias Gabung Persija: The Jakmania Jadi Daya Tarik Besar
Rabu / 15-07-2026, 14:40 WIB
John Herdman Cari 23 Pemain Pendobrak di Timnas Indonesia
Rabu / 15-07-2026, 14:40 WIB
Balita Korban Penganiayaan Ibu Tiri di Bekasi Masih Koma, Dirawat di PICU
Rabu / 15-07-2026, 14:40 WIB
Sunmi Rilis Single Musim Hujan 'Forever July'
Rabu / 15-07-2026, 14:35 WIB







