Samsung Klarifikasi Nasib Data Kesehatan Jika Tarik Izin AI
Samsung akhirnya memberikan klarifikasi resmi mengenai sistem izin AI Samsung Health setelah banyak pengguna bingung dengan pemberitahuan sebelumnya.
Pekan ini, pengguna Samsung Health melihat pop-up yang meminta persetujuan penggunaan data kesehatan untuk pelatihan dan pemodelan AI.
>>> Supernova Aneh Ungkap Rahasia Kosmik yang Terkubur Selama Ribuan Tahun
Samsung menyatakan pengguna bisa menarik izin kapan saja.
Namun, pesan yang muncul saat menonaktifkan opsi tersebut menyebutkan bahwa menarik izin akan menghapus data Samsung Health yang tersimpan di server Samsung dan menonaktifkan sinkronisasi dengan Samsung Cloud.
Pernyataan itu menimbulkan kekhawatiran apakah pengguna harus memilih antara melindungi data dari pelatihan AI atau tetap menggunakan fitur sinkronisasi cloud.
Data AI Dipisah dari Data Kesehatan
Setelah menyelidiki ambiguitas tersebut, Samsung menerbitkan pemberitahuan dalam aplikasi yang menjelaskan bahwa data kesehatan yang ada tidak akan dihapus jika pengguna menarik izin pelatihan AI.
Menurut perusahaan, data yang dikumpulkan untuk pelatihan AI terpisah dari data kesehatan yang digunakan untuk layanan Samsung Health.
>>> Penguatan Tata Kelola Jadi Kunci Ketahanan Ekonomi Nasional
Jika izin ditarik, hanya data yang dikumpulkan khusus untuk pengembangan AI yang akan dihapus.
Data Samsung Health yang tersimpan untuk layanan itu sendiri tidak akan terhapus atau terpengaruh. Samsung juga mengakui bahwa kata-kata sebelumnya kurang jelas dan sedang memperbaikinya.
Sinkronisasi Cloud Tetap Berfungsi
Pengujian independen menunjukkan bahwa meskipun pop-up awal menyebutkan sinkronisasi Cloud akan dinonaktifkan, Samsung Health tetap menyinkronkan data secara normal setelah izin ditarik.
Tombol sinkronisasi Samsung Cloud tetap aktif. Tampaknya dialog izin awal hanya dirumuskan dengan buruk, bukan mencerminkan cara kerja fitur yang sebenarnya.
>>> Disertasi Ungkap Tiga Solusi Atasi Kekosongan Norma Status Ketenagakerjaan Dokter
Klarifikasi Samsung diharapkan meyakinkan pengguna yang khawatir bahwa menolak pelatihan AI tidak akan memengaruhi penggunaan Samsung Health atau sinkronisasi data antar perangkat.
Update Terbaru
MTG Star Trek Hadirkan Kartu Langka Bertanda Tangan Aktor, Hanya 200 Eksemplar
Rabu / 15-07-2026, 02:07 WIB
Sejarah Singkat Persahabatan Canggung Spider-Man dan Jean Grey di Komik
Rabu / 15-07-2026, 02:04 WIB
Porsha Williams Balas Tuduhan Shamea Morton soal Ibunya
Rabu / 15-07-2026, 02:04 WIB
Bison Yellowstone yang Viral Lempar Turis Tak Akan Dieutanasia
Rabu / 15-07-2026, 02:04 WIB
Kematian Lindsey Graham: Tidak Ada Bukti Baru Menunjukkan Tindak Kriminal
Rabu / 15-07-2026, 02:01 WIB
Daveigh Chase, Bintang 'The Ring', Dikremasi, Abu Disimpan Ibu
Rabu / 15-07-2026, 02:01 WIB
Ariana Grande dan Ricky Alvarez Dikabarkan Kembali Pacaran
Rabu / 15-07-2026, 02:01 WIB
PM Spanyol Minta Maaf ke Prancis Usai Komentar Rasis Mantan PM
Rabu / 15-07-2026, 02:01 WIB
Gianni Infantino Digugat ke Komisi Etik IOC karena Dukung Trump
Rabu / 15-07-2026, 02:01 WIB
Film Scissor Seven Bertema Xuanwu Diumumkan, Rilis Global 2028
Rabu / 15-07-2026, 02:00 WIB
LAPD Biarkan Kontrak Kamera Flock Safety Berakhir karena Masalah Privasi
Rabu / 15-07-2026, 02:00 WIB
DOJ Selidiki Presiden UAW Shawn Fain, Ia Sebut Tuduhan 'Bogus'
Rabu / 15-07-2026, 01:59 WIB
Adian: Kepastian Hukum Kebutuhan Utama Rakyat Lewat Buku Anotasi KUHAP
Rabu / 15-07-2026, 01:59 WIB
Neymar Beli Kapal Pesiar Rp423 M usai Brasil Tersingkir di Piala Dunia
Rabu / 15-07-2026, 01:59 WIB







