LSM hak asasi manusia FairSquare resmi mengajukan pengaduan terhadap Presiden FIFA Gianni Infantino ke Komisi Etik Komite Olimpiade Internasional (IOC).

Infantino dituduh berulang kali melanggar prinsip netralitas politik yang diatur dalam Piagam Olimpiade dan kode etik IOC.

>>> Adian: Kepastian Hukum Kebutuhan Utama Rakyat Lewat Buku Anotasi KUHAP

Sebagai anggota IOC sejak 2020, Infantino terikat pada aturan yang menuntut netralitas politik. FairSquare menegaskan IOC memiliki kewenangan untuk mengeluarkan anggota yang melanggar.

Lima Pelanggaran Nyata

FairSquare mengklaim terdapat lima pelanggaran nyata yang dilakukan Infantino antara Januari 2025 hingga Februari 2026.

Salah satunya adalah video pada 20 Januari 2025 yang memuji Trump usai pelantikan.

Dalam video itu, Infantino mengatakan, "Bersama-sama, kita akan mengembalikan kejayaan tidak hanya bagi Amerika, tetapi juga dunia."

>>> Neymar Beli Kapal Pesiar Rp423 M usai Brasil Tersingkir di Piala Dunia

Pernyataan lain muncul pada 4 Februari 2025 melalui Instagram. Infantino menulis, "Presiden Donald Trump pantas mendapatkan Hadiah Nobel Perdamaian atas tindakan tegasnya."

Pada November 2025, ia juga menyatakan, "Kita semua seharusnya mendukung apa yang dia lakukan, karena itu tampak sangat baik."

Sorotan lain adalah saat Infantino memberikan FIFA Peace Award kepada Trump pada Desember 2025.

>>> Trump Klaim AS Kembali Blokade Selat Hormuz, Batasi Akses ke Iran

FairSquare mendesak IOC melakukan investigasi menyeluruh dan memberikan sanksi disipliner atas serangkaian tindakan politik yang melanggar kode etik.