Rumah Senator Lindsey Graham di Washington, D. C.

telah dipenuhi agen FBI sejak kematiannya, namun sejauh ini tidak ada tanda-tanda perbuatan jahat.

>>> Daveigh Chase, Bintang 'The Ring', Dikremasi, Abu Disimpan Ibu

Sumber yang mengetahui langsung mengatakan kepada TMZ, "Belum ada bukti baru yang menunjukkan adanya tindak kriminal."

Kematian Graham berada di bawah yurisdiksi Kepolisian Metropolitan, namun FBI turut membantu. "MPD yang memimpin dan FBI menawarkan serta memberikan bantuan, seperti biasa," kata sumber.

Tim Graham mengumumkan akhir pekan lalu bahwa sang senator meninggal setelah "penyakit singkat dan mendadak." Direktur Komunikasi Graham, Taylor Reidy, kemudian mengungkapkan ia meninggal karena robekan aorta.

Foto eksklusif dari lokasi kejadian menunjukkan petugas D. C.

>>> Ariana Grande dan Ricky Alvarez Dikabarkan Kembali Pacaran

Fire dan EMS membawa Graham keluar dengan tandu, tampak berusaha memompa oksigen ke paru-parunya.

Kematian mendadak senator Republik itu mengejutkan konstituen dan rekan-rekan politisi. Banyak orang berbondong-bondong ke media sosial untuk berduka.

Ted Cruz, saat ditemui TMZ DC di Capitol Hill, tampak terisak dan berusaha menahan tangis atas kematian Graham.

>>> PM Spanyol Minta Maaf ke Prancis Usai Komentar Rasis Mantan PM

Graham meninggal pada usia 71 tahun.