Wafatnya Senator Lindsey Graham mendapat sorotan dari sejumlah pembawa acara larut malam. Mereka tidak hanya mengenang kariernya, tetapi juga mengkritik kondisi pemerintahan AS yang semakin menua.

Jon Stewart, dalam acara The Daily Show, membuka segmen dengan guyonan mengenai respons Donald Trump yang dianggap aneh saat tampil di televisi.

>>> Boosie Badazz Gugat Lobi Gagal Dapat Pengampunan Trump, Minta Uang Kembali

Stewart memutar rekaman Trump yang menyebut Graham terlalu sering meneleponnya.

Stewart berkelakar, "Saya tidak akan pernah lupa bagaimana saya selalu membiarkannya masuk ke pesan suara."

Ia mengaku telah melewati lima tahap duka dengan cepat dan langsung menuju tahap keenam: "Persetan dengan pria itu."

Trump juga menyebutkan bahwa ia memberi Graham nilai 99 dari 100 atas tanggapannya terhadap kerusuhan 6 Januari.

Stewart dengan sinis menambahkan, "Bagian favorit saya dari pidato penghormatan adalah ketika mereka mengumumkan skor hidup seseorang."

>>> Messi Dianggap Lebih Fana, Inggris Tak Perlu Takut Hadapi Argentina

Stewart kemudian menyoroti dedikasi Graham dalam menyelesaikan masalah internasional, termasuk tantangan di Iran. Ia berkata, "Perdamaian Timur Tengah adalah hal paling ambisius yang bisa ada dalam daftar keinginan."

Ia juga mengaku terkejut bahwa Graham meninggal sebelum Mitch McConnell, mengingat masalah kesehatan McConnell. "Bagaimana mungkin itu bisa terjadi?"

serunya.

Stewart beralih ke McConnell dengan menampilkan foto viral yang menunjukkan McConnell tampak ceria di ranjang rumah sakit.

Ia berkomentar, "Jika ini bisnis lain, mereka akan menutupnya untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi."

>>> Indonesia Siapkan Kota Satelit untuk Atasi Backlog Perumahan

Diskusi ini menyoroti betapa kaotisnya Kongres AS saat ini, dengan enam anggota meninggal dalam satu periode. Stewart menekankan bahwa situasi ini tidak wajar dan perlu dipertanyakan.