Rapper asal Baton Rouge, Boosie Badazz, memulai proses arbitrase pada Senin untuk memulihkan uang sebesar $300.000 dari firma lobi Washington DC, JM Burkman & Associates.

Langkah ini diambil setelah firma tersebut gagal mengamankan pengampunan presiden dari Donald Trump atas hukuman kepemilikan senjata api yang dijatuhkan pada tahun 2023.

>>> Messi Dianggap Lebih Fana, Inggris Tak Perlu Takut Hadapi Argentina

Boosie, yang bernama asli Torence Hatch, telah membayar firma tersebut sebesar $600.000 pada tahun 2025 untuk melobi pemerintahan Trump.

Namun, pengampunan yang diharapkan tidak pernah terwujud.

Menurut laporan The Guardian, pelobi Jacob Wohl dan Jack Burkman sempat memberi tahu tim hukum Hatch bahwa pengampunan telah ditandatangani.

Namun, Gedung Putih membantah menerima permintaan tersebut.

Hatch mengungkapkan bahwa firma lobi itu awalnya menunjukkan kepercayaan diri yang besar saat membahas kemungkinan pengampunan presiden.

>>> Indonesia Siapkan Kota Satelit untuk Atasi Backlog Perumahan

"Mereka sangat agresif – mereka berbicara seolah-olah mereka memiliki Trump di telepon cepat," ujarnya.

Sengketa Kontrak Pengembalian Dana

Pertarungan hukum kini berpusat pada apakah ada kesepakatan kontraktual untuk mengembalikan setengah dari biaya awal jika pengampunan tidak diberikan.

Firma lobi membantah adanya perjanjian pengembalian dana tersebut. "Tidak ada ketentuan untuk mengembalikan setengah biaya yang benar-benar disepakati," kata JM Burkman & Associates.

Meskipun tidak ada pengembalian dana, Jack Burkman menegaskan bahwa perusahaannya telah berkampanye keras untuk rapper tersebut dan masih mendukung upayanya mendapatkan pengampunan.

"Kami terus percaya bahwa Boosie sangat layak mendapatkan pengampunan," ujarnya.

>>> Strategi Jitu Tingkatkan Penjualan Produk Hortikultura Organik di Lapak Tani 2026

Hatch mencari pengampunan untuk menghindari hukuman tiga tahun pembebasan dengan pengawasan, 300 jam kerja masyarakat, dan denda $50.000 akibat pengakuan bersalah federal karena memiliki senjata api sebagai penjahat terpidana.