Rapper Boosie Badazz mengaku telah membayar mahal untuk mendapatkan pengampunan presiden, namun kini ia mengklaim hanya menerima tagihan besar dan janji kosong.

Ia pun menuntut pengembalian dana.

>>> Data VAR Piala Dunia 2026: Argentina di Posisi Kedua Tim Paling Diuntungkan

Menurut laporan NOTUS, Boosie mengambil tindakan hukum terhadap operatif politik Jacob Wohl dan Jack Burkman setelah diduga mengeluarkan $600.000 untuk membantu mengamankan pengampunan dari Presiden Trump.

Boosie mengklaim pengampunan itu tidak pernah datang.

Laporan tersebut menyebut Boosie—yang bernama asli Torence Hatch—membuat kesepakatan dengan kedua orang itu musim gugur lalu setelah mereka memproklamirkan diri memiliki pengaruh besar di lingkaran Trump.

Boosie mengklaim mereka begitu percaya diri, bahkan bertingkah seolah memiliki akses langsung ke presiden.

Situasi disebut memuncak pada Hari Tahun Baru, ketika pengacara Boosie mendapat telepon yang mengklaim Trump telah menandatangani pengampunan dan Gedung Putih hanya belum mengumumkannya.

Namun pengampunan itu tak kunjung muncul.

Boosie kini berusaha memulihkan $300.000 berdasarkan klausul dalam kontrak yang mewajibkan setengah biaya dikembalikan jika pengampunan tidak diberikan.

>>> Adam Alis Yakin Persib Bandung Berjaya di Asia, Kedatangan Sandy Walsh dan Ragnar Jadi Modal Besar

Burkman dan Wohl diduga menolak membayar, dengan alasan tidak ada perjanjian pengembalian dana dan kemudian mengklaim perusahaan mereka bangkrut setelah denda jutaan dolar terkait masalah hukum masa lalu.

Burkman mengatakan kepada TMZ bahwa Boosie tidak punya alasan untuk kecewa dan klausul yang dimaksud tidak pernah disepakati.

Ia juga menyebut upaya Boosie mendapatkan pengampunan menjadi lebih sulit karena penangkapan atas dugaan kekerasan di Texas awal tahun ini.

Laporan juga menyebut seorang pejabat Gedung Putih dengan tegas membantah kedua orang itu memiliki peran dalam proses pengampunan, dengan mengatakan tim grasi "tidak pernah mendengar" tentang Wohl atau Burkman.

Pejabat itu memperingatkan keterlibatan mereka justru akan merugikan peluang seseorang mendapatkan pengampunan.

Boosie pada akhirnya tidak menerima grasi, meskipun kemudian ia mendapat hukuman setara waktu yang telah dijalani dalam kasus senjata api federalnya.

Ia tetap berharap permohonan pengampunan terpisah yang diajukan langsung ke Gedung Putih akan berhasil.

>>> Fakultas Hukum University of Chicago Larang Laptop dan Ponsel di Kelas

Untuk saat ini, pertarungan hukum terbesar Boosie bukanlah pengampunan, melainkan mendapatkan uangnya kembali.