12 Negara Bagian AS Gugat Blokir Merger Paramount Skydance
Koalisi bipartisan jaksa agung dari 12 negara bagian Amerika Serikat mengajukan gugatan pada Senin untuk memblokir merger Paramount Skydance dan Warner Bros Discovery senilai $110 miliar.
Gugatan diajukan di Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Utara California, dipimpin oleh Jaksa Agung California Rob Bonta.
>>> Penyaluran KUR Capai Rp159,8 Triliun, 1,1 Juta Debitur Baru Tercatat
Koalisi tersebut berargumen bahwa kesepakatan itu akan merusak persaingan pasar, menurunkan kualitas konten, dan menyebabkan ribuan PHK.
Negara Bagian yang Terlibat
Selain California, negara bagian yang bergabung dalam gugatan meliputi Arizona, Colorado, Connecticut, Massachusetts, Minnesota, Nevada, New Jersey, New Mexico, New York, Oregon, dan Washington.
Mereka mengklaim transaksi ini akan berdampak negatif pada konsumen, distributor TV kabel dasar, dan bioskop.
"Di negara ini, tidak ada yang berada di atas hukum," kata Bonta.
"Dengan gugatan ini, California dan negara bagian saudara kami berjuang untuk pasar yang bebas dan adil, bukan pasar yang curang."
>>> MOP Beauty Revamp Unbothered Cushion, Tasya Farasya Rilis Single Perkuat Branding
Paramount Skydance dan CEO David Ellison membantah tuduhan tersebut.
Mereka menyatakan merger justru akan melestarikan lanskap teater tradisional dan meningkatkan kemampuan entitas baru untuk bersaing melawan perusahaan teknologi dominan.
"Kesepakatan ini pro-persaingan, menghasilkan perusahaan yang lebih kuat dan lebih siap bersaing melawan platform teknologi dominan," demikian pernyataan perusahaan.
Perusahaan menargetkan penyelesaian transaksi pada 30 September untuk menghindari biaya triwulanan sebesar $0,25 per saham.
>>> CMF Buds Pro 2 Turun Harga Jadi $39, Tawarkan Fitur Lengkap
Gugatan ini diajukan meskipun Departemen Kehakiman AS telah menyetujui merger tersebut. Kesepakatan juga masih menghadapi pengawasan dari regulator Eropa dan Inggris.
Update Terbaru
Kakak Lindsey Graham Resmi Gantikan Kursi Senat Sang Adik
Selasa / 14-07-2026, 04:13 WIB
Istri Big Tigger Bicara Usai Ditangkap atas Tuduhan Penculikan
Selasa / 14-07-2026, 04:13 WIB
Pemeran Asli 'RHONY' Kembali ke New York, Network Pesan Episode Tambahan
Selasa / 14-07-2026, 04:13 WIB
Anak Sunny Hostin Dikenai Pelanggaran Trespassing, Sang Ibu Jadi Pengacara
Selasa / 14-07-2026, 04:09 WIB
Mitchell Baker dan Luke Vickery Dipastikan Absen di Piala AFF 2026, John Herdman Andalkan Pemain Lokal
Selasa / 14-07-2026, 04:09 WIB
Penantian 20 Tahun Tuntas! Lionel Messi Siap Lakoni Duel Perdana vs Inggris di Piala Dunia 2026
Selasa / 14-07-2026, 04:09 WIB
AS Klaim Ambil Alih Selat Hormuz dari Iran: Mereka Tak Punya Apa-apa
Selasa / 14-07-2026, 04:00 WIB
Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 15 – 19 Juli 2026
Selasa / 14-07-2026, 04:00 WIB
Jadwal Bioskop Trans TV 15 – 19 Juli 2026
Selasa / 14-07-2026, 04:00 WIB
Senator AS: Trump Kehabisan Akal untuk Akhiri Perang dengan Iran
Selasa / 14-07-2026, 03:58 WIB
Senator AS Peringatkan Perang Iran Bikin Amerika Bangkrut, Biaya Tembus US$100 Miliar
Selasa / 14-07-2026, 03:58 WIB
Kapolri dan Jaksa Agung Tegaskan Sinergi: Kami Sahabat, Bukan Rival
Selasa / 14-07-2026, 03:58 WIB
Analis Wall Street Naikkan Target Harga Saham AMD karena Permintaan AI
Selasa / 14-07-2026, 03:56 WIB
Pekerja Hyundai Mogok, Khawatir Robot Menggantikan Mereka
Selasa / 14-07-2026, 03:56 WIB







