Koalisi Konservatif Desak Investigasi Senat terhadap Hakim Agung Kagan
Koalisi organisasi hukum konservatif mengirimkan surat kepada pimpinan Komite Kehakiman Senat pada Senin, 13 Juli 2026.
Mereka mendesak penyelidikan terhadap Hakim Agung Elena Kagan atas dugaan pelanggaran aturan etika federal.
>>> Butuh Waktu Hingga Tiga Tahun untuk Kuasai Gerakan Split, Peringatan Ahli
Kelompok tersebut menuduh Kagan tidak menjaga ketidakberpihakan dalam kasus Suncor Energy v. Boulder County.
Kasus ini menentukan apakah pemerintah daerah Colorado dapat menggunakan hukum negara bagian untuk menuntut perusahaan minyak dan gas atas perubahan iklim.
Kontroversi bermula dari Kagan yang menulis kata pengantar untuk Reference Manual on Scientific Evidence.
Manual tersebut sebelumnya memuat bab sains iklim yang dikritik sebagai bias oleh pejabat Republik sebelum dihapus oleh Federal Judicial Center.
Dalam kata pengantar, Kagan mencatat bahwa hakim akan semakin sering menghadapi gugatan terkait sains iklim.
Ia merekomendasikan manual sebagai sumber untuk mengevaluasi bukti tersebut, yang menurut lawan menunjukkan ia telah mendukung teori hukum penggugat.
"Konflik kepentingan Hakim Kagan dalam litigasi iklim mencegahnya menjadi 'penengah netral' sebagaimana disyaratkan sumpahnya," kata Carrie Severino, Presiden Judicial Crisis Network.
>>> 12 Negara Bagian AS Gugat Blokir Merger Paramount Skydance
Severino menambahkan bahwa dengan menulis kata pengantar, Kagan mengadopsi ide partisan yang mendorong perang hukum iklim lokal.
Koalisi menyebut Kagan memiliki sejarah inkonsistensi dalam pengunduran diri. Mereka menunjuk partisipasinya di NFIB v.
Sebelius meskipun menjabat sebagai solicitor general saat Undang-Undang Perawatan Terjangkau dipertahankan.
Surat tersebut meminta komite mengadakan dengar pendapat untuk menentukan apakah Kagan mematuhi hukum etika federal.
Mereka menyamakan dengan investigasi etika komite terhadap Hakim Clarence Thomas dan Samuel Alito pada 2023 dan 2024 di bawah kendali Demokrat.
Kantor Informasi Publik Mahkamah Agung belum menanggapi permintaan komentar.
>>> Penyaluran KUR Capai Rp159,8 Triliun, 1,1 Juta Debitur Baru Tercatat
Surat itu tiba menjelang jadwal Kagan untuk bersaksi di hadapan Komite Alokasi DPR pada Selasa tentang anggaran fiskal 2027 pengadilan.
Update Terbaru
Cara Cek Daftar Bank Tercepat Penyalur Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 2026
Selasa / 14-07-2026, 08:28 WIB
Thomas Massie Tolak Isi Kursi Mitch McConnell di Senat
Selasa / 14-07-2026, 08:28 WIB
Trisula Les Bleus Menyala, Dua Bintang Spanyol Mati Suri
Selasa / 14-07-2026, 08:28 WIB
JPO Tendean Nyaris Roboh Ditabrak Truk Angkut Alat Berat, Lalin Macet
Selasa / 14-07-2026, 08:28 WIB
AS Gempur Iran Lagi Tiga Hari Berturut-turut
Selasa / 14-07-2026, 08:28 WIB
Suami Lindsay Clancy Akan Bersaksi Membela Istrinya di Sidang
Selasa / 14-07-2026, 08:23 WIB
Komdigi Tegaskan Daftar SIM Card Pakai NIK Orang Lain Bisa Dipidana
Selasa / 14-07-2026, 08:23 WIB
Momen Lucu Bocah Maskot Bilang 'Te Amo' ke Messi di Piala Dunia 2026
Selasa / 14-07-2026, 08:23 WIB
Amanda Batula dan West Wilson Tertangkap Kamera Bersama di Montana
Selasa / 14-07-2026, 08:21 WIB
Tommy Tuberville Dukung Ancaman Trump Bom Iran
Selasa / 14-07-2026, 08:21 WIB
Menebak Taktik Inggris Hentikan Lionel Messi: Risiko Man to Man Marking
Selasa / 14-07-2026, 08:21 WIB
Diet 6.000 Kalori ala Erling Haaland, Berbahaya Jika Ditiru Orang Biasa
Selasa / 14-07-2026, 08:21 WIB
Isak Tangis Ibu Santri Korban Pembakaran Lombok Minta Atensi Prabowo
Selasa / 14-07-2026, 08:21 WIB
Rudal Iran Hantam Dua Tanker Minyak UEA di Selat Hormuz, Satu Tewas
Selasa / 14-07-2026, 08:21 WIB







