Menjelang semifinal Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Inggris, perdebatan taktik untuk menghentikan Lionel Messi semakin memanas.

Sejumlah mantan pemain timnas Inggris memberikan analisis tajam, termasuk usulan strategi ekstrem berupa penjagaan individu sepanjang pertandingan.

>>> Diet 6.000 Kalori ala Erling Haaland, Berbahaya Jika Ditiru Orang Biasa

Usulan Penjagaan Individu

Legenda Inggris Gary Lineker menjadi salah satu yang paling disorot dengan teorinya. Eks Barcelona itu menilai Messi kerap berjalan di lapangan, sehingga membuka peluang untuk pendekatan taktis tertentu.

“Hipotetisnya, jika satu pemain ditugaskan khusus mengikuti Messi sepanjang laga, karena dia sering berjalan atau diam, apakah itu tidak bisa dilakukan?”

ujar Lineker dinukil dari TycSport.

Pendapat itu mendapat dukungan dari eks striker Alan Shearer. Shearer menilai pendekatan tersebut masuk akal, mengingat pengaruh besar Messi terhadap permainan Argentina.

“Jika Anda bisa meniadakan Messi, pada dasarnya Anda meniadakan Argentina. Itu opsi yang sangat mungkin, apalagi jika pemainnya punya fisik prima,” kata Shearer.

>>> Isak Tangis Ibu Santri Korban Pembakaran Lombok Minta Atensi Prabowo

Risiko Besar di Balik Strategi

Namun Lineker sendiri mengakui strategi itu penuh risiko. Berdasarkan pengalamannya dan cerita dari pemain lain, Messi terlalu cerdas untuk dikunci oleh satu orang.

“Masalahnya, jika Messi melewati satu pemain itu, apa yang dilakukan tim setelahnya?” tambahnya.

Di sisi lain, tensi rivalitas klasik juga ikut memanaskan suasana. Mantan pemain Inggris Paul Merson secara blak-blakan mengakui adanya sentimen kuat antara kedua negara.

“Kami menghadapi tim yang, jujur saja, tidak menyukai kami. Tidak sama sekali,” ucap Merson.

>>> Rudal Iran Hantam Dua Tanker Minyak UEA di Selat Hormuz, Satu Tewas

Ia bahkan berbagi kisah personal yang mencerminkan rivalitas tersebut.