Lagerald Vick, mantan pemain basket University of Kansas, ditangkap di Memphis atas tuduhan percobaan pembunuhan tingkat pertama.

Penangkapan pria berusia 29 tahun itu terkait dengan insiden penembakan yang terjadi pada 4 Juli lalu.

>>> AS Bentuk Satgas Bersama untuk Tindak Kebocoran Informasi ke Media

Vick, yang bermain sebagai guard untuk Jayhawks dari 2015 hingga 2019, juga didakwa menggunakan senjata api saat melakukan kejahatan berat.

Menurut dokumen penangkapan yang diperoleh ESPN, seorang pria yang dirawat di rumah sakit karena luka tembak mengidentifikasi Vick sebagai pelaku penembakan.

Korban melaporkan kepada polisi bahwa ia mencoba melarikan diri setelah konfrontasi, tetapi justru tertembak di punggung.

Ia mengenali Vick dalam barisan foto yang disajikan oleh pihak berwenang.

Jaminan Vick ditetapkan sebesar $1,5 juta, dan ia dijadwalkan segera menjalani sidang dakwaan.

>>> Minecraft Dungeons II Rilis 29 September 2026, Ini Bonus Pre-order

Insiden ini menjadi babak baru yang bermasalah bagi atlet tersebut, yang sebelumnya sudah menghadapi dua dakwaan kejahatan terkait pencurian dan pembobolan rumah mantan pacarnya awal tahun ini.

Selama bermain untuk Jayhawks, Vick mencatat rata-rata 9,4 poin, 3,5 rebound, dan 1,4 asis dalam 117 pertandingan.

Musim seniornya menjadi yang terbaik dengan rata-rata 14,1 poin per pertandingan.

Setelah tidak terpilih dalam draft NBA 2019, Vick mengejar karier profesional di berbagai negara, termasuk Taiwan, Kolombia, dan Selandia Baru hingga 2024.

>>> Eternal Caves di Minecraft: 60+ Makhluk Baru Siap Hadang Petualang

Selain masalah hukum terbaru, Vick sebelumnya juga menjadi subjek investigasi Title IX saat tahun pertamanya di Kansas terkait insiden dengan seorang mahasiswi, meskipun ia tidak pernah didakwa secara resmi.