Pada Desember 2025, Perdana Menteri Rosen Zhelyazkov mengundurkan diri setelah kurang dari setahun menjabat menyusul protes anti-korupsi massal.

Meskipun drama politik diperkirakan tidak akan menghambat adopsi euro, banyak warga khawatir harga akan melonjak selama transisi.

Dengan gaji rata-rata sekitar £1.100 per bulan, kenaikan harga menjadi beban berat.

Komunitas pedesaan dan warga lanjut usia dianggap paling rentan terhadap inflasi dan paling khawatir, meskipun Brussel menyatakan tidak ada bukti inflasi akan naik.

Nencho dan Maya Neshev, pensiunan berusia 67 tahun dari Vidin, mengaku khawatir. "Ketidakpastian jelas terasa.

Haruskah saya menimbun barang? Apakah lebih baik menyimpan lev selama Januari?

>>> Siapa Anak dan Istri Sam Neill? Pemeran Film Jurassic Park yang Meninggal Dunia, Bukan Orang Sembarangan?

Banyak ketidakpastian," kata Maya.

Elena Vasileva, 26 tahun, insinyur industri makanan dari Hisarya, khawatir Bulgaria akan kehilangan identitas dengan meninggalkan lev yang diperkenalkan pada 1881.

"Kami memiliki beberapa orang paling cemerlang di negara kami pada uang kami. Ini seperti kehilangan identitas.

Sangat disayangkan," ujarnya.

Disinformasi dan Dukungan Pro-Euro

Victor Papazov, ekonom makro dan penasihat partai Revival yang anti-EU, mengklaim Bulgaria menuju krisis ala Yunani. "Orang waras mana pun akan menentang adopsi euro.

Bergabung sekarang akan memperburuk keadaan," katanya.

Pemimpin Revival, Kostadin Kostadinov, sebelumnya membuat klaim tak berdasar bahwa warga akan kehilangan tabungan karena nilai tukar berbeda.

Laporan investigasi menemukan jaringan kampanye media sosial yang terkait dengan Rusia berusaha melemahkan dukungan terhadap euro dengan menyebarkan disinformasi.

Ditanya tentang pengaruh Rusia, Dombrovskis mengatakan bukan rahasia lagi Rusia melancarkan perang hibrida terhadap Eropa, termasuk provokasi, sabotase, dan penyebaran disinformasi.