Lenovo baru saja memperbarui laptop gaming andalannya, Legion Pro 7i, untuk pertengahan 2026. Namun, perubahan spesifikasinya tergolong minor.

Model terbaru ini hanya mengganti prosesor dari Intel Core Ultra 9 275HX menjadi Intel Core Ultra 9 290HX Plus.

>>> Menkeu Purbaya Sambut Baik Afirmasi Peringkat Utang RI oleh S&P

Kedua chip memiliki jumlah core dan thread yang sama, yaitu 24 core dan 24 thread.

Perbedaan utama terletak pada kecepatan boost maksimal. Chip baru mencapai 5,5 GHz, sedikit lebih tinggi dari 5,4 GHz pada pendahulunya.

Menurut Lenovo, peningkatan performa di dunia nyata hanya sekitar 6-7%. Namun, harga yang diminta jauh lebih tinggi.

Legion Pro 7i 2026 dibanderol dengan MSRP $5.478,99, atau saat ini $4.463,99 di situs Lenovo.

Sebagai perbandingan, model 2025 dengan RTX 5080 dijual seharga $2.649 di B&H.

>>> Kebakaran Hutan di Prancis, Tol A6 Ditutup

Selisih harga antara kedua generasi mencapai 68,5%, sementara peningkatan performa hanya sekitar 6-7%. Ini menjadikan model baru kurang menarik dari segi nilai.

Kedua laptop memiliki layar QHD+ OLED 240Hz yang sama, RAM 32GB DDR5, dan penyimpanan 1TB pada model 2026.

Model 2025 justru menawarkan penyimpanan 2TB.

Harga laptop gaming secara umum memang meningkat tahun ini. Komponen seperti RAM dan penyimpanan lebih mahal dibanding siklus rilis sebelumnya.

>>> Resmi: Manchester United Rekrut Andrey Santos dari Chelsea

Namun, kenaikan harga yang tidak sebanding dengan peningkatan performa membuat Legion Pro 7i 2026 sulit direkomendasikan. Konsumen mungkin lebih baik memilih model tahun lalu dengan harga lebih terjangkau.