Christopher Nolan angkat bicara soal kontroversi kecil yang muncul setelah cuplikan pertama film The Odyssey dirilis.

Sebagian penonton mengkritik penggunaan aksen Amerika dan bahasa modern dalam adaptasi epik Homer tersebut.

>>> Manga Kizuguchi to Hōtai Karya Umihoshi Nanai Diadaptasi Jadi Anime TV pada Januari 2027

Dalam wawancara dengan GamesRadar+, Nolan menjelaskan bahwa pilihan artistiknya justru untuk membuat kisah klasik ini terasa lebih dekat dengan penonton masa kini.

"Saat Anda membaca puisi itu, terasa sangat membumi dan mudah diakses," kata Nolan tentang karya fundamental yang mengisahkan perjalanan panjang Odysseus pulang setelah Perang Troya.

Sutradara yang pernah dikaitkan dengan film Troy di awal 2000-an itu ingin menghindari penggambaran Yunani kuno ala Hollywood tahun 1950-an atau 1960-an yang menurutnya terlalu romantis.

>>> Tom Kim Akhiri Pacekatan Tiga Tahun dengan Kemenangan di Genesis Scottish Open 2026

"Yang ingin saya lakukan adalah membawa penonton modern ke dunia yang eksotis namun tetap bisa mereka hubungkan secara emosional," ujarnya.

Nolan menegaskan bahwa The Odyssey tetap setia pada semangat asli puisi Homer yang sarat dewa, monster, dan keajaiban.

Ia tidak ingin terjebak dalam reproduksi gaya lama yang justru menjauhkan penonton.

>>> Colopl Umumkan Shironeko Project Infinity untuk Switch dan Switch 2 pada 2027

Film yang dibintangi Matt Damon, Anne Hathaway, Tom Holland, Robert Pattinson, dan Zendaya ini akan tayang di bioskop pada 17 Juli 2026.