Sutradara Christopher Nolan dengan tegas menolak anggapan bahwa kecerdasan buatan (AI) dapat menggantikan kreativitas manusia. Ia menyebut klaim tersebut sebagai omong kosong.

Pernyataan itu disampaikan Nolan dalam wawancara promosi di Paris menjelang perilisan film terbarunya, The Odyssey.

>>> Mendikdasmen Buka MPLS 2026, Larang Pelonco dan Senioritas

Nolan mengamati bahwa penonton, terutama generasi muda, justru menolak teknologi AI meskipun didukung besar-besaran oleh korporasi.

"Hal menarik tentang AI adalah saya belum pernah melihat teknologi yang begitu sukses diadopsi oleh Wall Street, investor, dan perusahaan teknologi, tetapi ditolak habis-habisan oleh publik," ujar Nolan.

Sang sutradara menyoroti istilah yang diciptakan generasi muda untuk menggambarkan banjir konten buatan AI di internet.

"Anak muda khususnya menciptakan istilah 'AI slop'. Ada semacam rasa jijik terhadap hal-hal yang berbau AI," kata Nolan.

Meskipun mengakui AI dapat menawarkan alat pencitraan yang bermanfaat, Nolan menegaskan teknologi itu tidak mungkin menggantikan manusia sepenuhnya.

"Tapi ide bahwa AI menggantikan manusia secara keseluruhan dan kreativitas manusia, menurut saya itu omong kosong," tegasnya.

Dalam wawancara terpisah dengan The Telegraph, Nolan menyebut penolakan publik terhadap AI sangat cepat.

>>> Riset Ungkap Beda Cara Belanja Old Money vs Orang Kaya Baru

"Saya belum pernah melihat penolakan massal yang lebih cepat terhadap lompatan teknologi yang dianggap fundamental seumur hidup saya," ujarnya.

Nolan juga menyinggung tanggung jawab perusahaan dalam penggunaan AI. Ia menekankan pentingnya agar manajemen tidak menggunakan AI untuk menghindari tanggung jawab.

Sementara itu, Nolan menanggapi kritik awal terhadap pemilihan pemeran yang beragam dalam film The Odyssey yang berbiaya USD 250 juta.

Ia menganggap diskusi sebelum film rilis tidak relevan.

"Percakapan yang terjadi sebelum orang melihat film selalu tidak relevan, karena belum ada yang tahu seperti apa filmnya sebenarnya," kata Nolan.

Ia merujuk pengalamannya menggarap trilogi Batman selama sepuluh tahun.

Nolan belajar untuk tidak khawatir dengan ekspektasi eksternal dan fokus menafsirkan teks asli dengan cara terkuat yang ia bisa.

>>> Rodri Beri Petuah untuk Lamine Yamal: Harus Main Lebih Santai

Aktris Lupita Nyong'o, yang memerankan Helen of Troy, juga menepis kritik atas casting-nya. "Kritik akan tetap ada, apakah saya menanggapinya atau tidak," ujarnya.