Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Culinary Indonesia (HCI) Sumatera Utara resmi dilantik untuk masa bakti 2026–2029.

Pelantikan dilakukan oleh Ketua BPD HIPMI Sumut, Dian Iskandar Nasution, dan disaksikan Ketua BPP HCI, Chikita Virginia Sebayang.

>>> 5 Monitor Gaming Terbaik di Bawah $200 Tahun 2026

Ketua HCI Sumut, Shandi Izhandri, menyatakan kepengurusan baru akan fokus pada pemberdayaan UMKM dan pengembangan SDM kuliner.

Program yang disiapkan meliputi beasiswa dan pelatihan kuliner bagi anak yatim, pendampingan UMKM, bazar, serta penyusunan Road Map Kuliner Sumatera Utara.

"HCI Sumut ingin menghadirkan program yang memberi manfaat nyata bagi pelaku usaha kuliner," ujar Shandi, Sabtu (11/7/2026) malam.

Chikita Virginia Sebayang mengajak seluruh pengurus menjadikan HCI organisasi yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Ia menekankan amanah tersebut adalah tanggung jawab membangun organisasi yang solid dan profesional.

HCI akan memperkuat sinergi dengan Kementerian Ekonomi Kreatif untuk mengembangkan sektor kuliner nasional.

>>> Sinopsis Die Another Day: Misi James Bond Bongkar Ancaman Satelit Mematikan

Chikita berharap kuliner Sumatera Utara tidak hanya dikenal lokal, tetapi juga menembus pasar internasional.

"Kita ingin kuliner daerah tidak hanya menjadi local hero, tetapi juga global hero," katanya.

Dian Iskandar Nasution mengucapkan selamat dan berharap HCI Sumut semakin solid serta menjadi wadah pengembangan UMKM kuliner.

Ketua Panitia, M. Hawari Afif Ritonga, melaporkan 120 anggota HCI Sumut telah dilantik setelah verifikasi dan memiliki sertifikat HKI.

Setelah pelantikan, HCI Sumut akan melakukan kurasi terhadap sekitar 300 UMKM kuliner untuk pembinaan dan pengembangan usaha.

Acara pelantikan mengusung tema "Kolaborasi Kuliner Melaju Bersama untuk Merangkul Sesama" dengan konsumsi dari produk anggota HCI.

>>> Pacar Jude Bellingham Jadi Sorotan di Piala Dunia, Pernah Dituduh Jadi Escort

Hawari optimistis kepengurusan baru mampu melahirkan lebih banyak UMKM kuliner yang naik kelas dan berkontribusi bagi ekonomi daerah.