Investor institusi mulai mengalihkan fokus investasi dari sektor perangkat keras kecerdasan buatan (AI) yang dinilai overvalued ke sektor AI non-perangkat keras yang undervalued.

Perubahan strategi ini menyasar sektor perangkat lunak perusahaan (enterprise software) dan keamanan siber berbasis AI.

>>> Optimalkan Chrome dengan Pintasan Keyboard Ini, Hemat Waktu Berjam-jam

Langkah ini diambil setelah kapasitas infrastruktur AI dianggap sudah terpenuhi, sehingga perhatian beralih ke monetisasi teknologi AI di tingkat hilir.

Fokus pada Monetisasi Hilir AI

Sektor perangkat lunak enterprise dan keamanan siber berbasis AI dinilai menawarkan prediktabilitas pendapatan, skalabilitas tinggi, dan biaya peralihan yang besar bagi pengguna.

>>> Cowboys Curi Kemenangan dari Manly Lewat Drop Goal Drinkwater

Beberapa perusahaan yang menjadi sorotan antara lain Palantir Technologies, ServiceNow, dan Salesforce.

Ketiga perusahaan ini dinilai memiliki posisi kuat dalam memanfaatkan gelombang adopsi AI di sektor korporasi.

>>> Todd Payten di Bawah Tekanan, Bangkitkan North Queensland Cowboys Tepat Waktu

Dengan pergeseran ini, investor institusi berharap mendapatkan stabilitas pendapatan dan pertumbuhan jangka panjang yang lebih terukur dibandingkan investasi di perangkat keras AI yang cenderung fluktuatif.