Senator Amerika Serikat Lindsey Graham meninggal dunia pada Sabtu malam, 11 Juli 2026, setelah menderita sakit singkat yang tidak terduga.

Kantornya mengumumkan kabar duka tersebut melalui media sosial.

>>> Khosla Ventures Group Beli Seattle Seahawks dengan Rekor $9,6 Miliar

Politisi Partai Republik asal Carolina Selatan itu berusia 71 tahun.

Ia menjabat sebagai Ketua Komite Anggaran Senat dan baru saja memenangkan pemilihan pendahuluan pada Juni lalu untuk maju dalam pemilihan umum November mendatang melawan kandidat Demokrat Annie Andrews.

Sebelum meninggal, Graham sempat bepergian ke Ukraina untuk bertemu Presiden Volodymyr Zelenskyy. Pertemuan itu membahas resolusi diplomatik konflik dengan Rusia serta koordinasi paket sanksi bipartisan.

Ucapan Belasungkawa dari Para Pemimpin

Mantan Presiden Donald Trump menyampaikan belasungkawa melalui media sosial pada Minggu pagi. Trump menyebut Graham sebagai salah satu senator terhebat yang pernah dikenal dan seorang patriot sejati.

Pemimpin Mayoritas Senat John Thune juga menyampaikan duka mendalam.

>>> Ilmuwan Peringatkan Ancaman Belatung Screwworm pada Satwa Liar dan Ternak AS

Thune mengenang Graham sebagai sosok yang berdedikasi dalam dinas di Angkatan Udara dan Kongres, serta pembela kuat Amerika dan negara-negara yang mencintai kebebasan.

Para pemimpin internasional turut memberikan penghormatan.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut Israel kehilangan salah satu sahabat terbesarnya, dan Amerika kehilangan seorang patriot besar.

Komunitas kongres mempertanyakan transparansi terkait kesehatan anggota parlemen, mengingat absennya sejumlah anggota lain karena alasan medis yang tidak diungkapkan.

>>> Gedung Putih Ubah Aturan Pemilu Demi Keuntungan, Pendukung Demokrasi Perlu Rencana Tanding

Sementara itu, keluarga Graham meminta privasi selama masa berkabung.