Itjen Kemendagri Periksa Pelantikan Pejabat di Pemkot Bima
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengirimkan tim Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) Inspektorat Jenderal (Itjen) untuk menyelidiki proses pelantikan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bima, Nusa Tenggara Barat.
Pemeriksaan ini merupakan tindak lanjut dari pemberitaan yang menyebutkan adanya dugaan hubungan keluarga antara pejabat yang dilantik dengan Wali Kota Bima.
>>> Zhang Linghe Buka Suara soal Insomnia dan Cedera, Kini Jaga Kesehatan
Tim Sudah Turun Sejak Awal Juli
Perwakilan Tim APIP Itjen Kemendagri, Hanna Permata, mengungkapkan bahwa tim telah berada di Kota Bima sejak 5 Juli 2026 untuk melakukan pemeriksaan awal.
Pada tahap ini, tim mengumpulkan dokumen dan meminta keterangan dari sejumlah pihak yang terkait dengan proses pelantikan.
"Saat ini tim masih berada pada tahap pemeriksaan awal dengan melakukan pengumpulan dokumen serta meminta keterangan dari pihak-pihak terkait yang telah dipanggil," ujar Hanna di Kota Bima, Selasa (7/7).
Pemeriksaan difokuskan untuk memastikan seluruh tahapan pengisian jabatan telah sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Tim juga menelaah aspek administrasi kepegawaian, persyaratan jabatan, pertimbangan teknis, hingga penerapan prinsip sistem merit dalam manajemen aparatur sipil negara.
>>> Meta Tanggapi Laporan Iklan Instagram di India, Tegaskan Penegakan Keamanan Anak
Hanna menegaskan bahwa proses pemeriksaan masih pada tahap awal, sehingga belum dapat disimpulkan apakah terdapat pelanggaran.
Seluruh informasi yang diperoleh akan dianalisis secara komprehensif sebelum tim menyusun hasil pemeriksaan.
"Seluruh data, dokumen, dan keterangan yang diperoleh masih akan didalami lebih lanjut untuk memastikan fakta dan kesesuaiannya dengan ketentuan yang berlaku," tegasnya.
Kemendagri memastikan pemeriksaan dilakukan secara objektif, profesional, dan akuntabel.
Hasil pemeriksaan nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan langkah tindak lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.
>>> 4 Sepatu 910 Nineten Warna Hitam yang Fleksibel untuk Sekolah, Kerja, hingga Lari
"Hasil pemeriksaan akan disusun secara objektif berdasarkan fakta, data, dan dokumen yang diperoleh selama pemeriksaan," pungkasnya.
Update Terbaru
Suami Selingkuh, TKW di Bojonegoro Robohkan Rumah Hasil Kerja Bertahun-tahun
Rabu / 08-07-2026, 18:18 WIB
Jadwal Veda Ega di Moto3 Jerman 2026: Target Kembali ke Jalur Poin
Rabu / 08-07-2026, 18:18 WIB
Piala Dunia 2026 Untungkan FIFA, Tuan Rumah AS Justru Tekor Rp4,5 T
Rabu / 08-07-2026, 18:18 WIB
Selat Hormuz Membara Lagi, Maskapai Eropa Hindari Rute Lewat Iran
Rabu / 08-07-2026, 18:15 WIB
Satgas Cartenz Identifikasi 7 Pelaku Pembakaran Pesawat AMA
Rabu / 08-07-2026, 18:14 WIB
Meetion Mega V1: Mouse Gaming 8.000Hz dengan 12 Tombol MMO dan Bantalan Jari Kelingking
Rabu / 08-07-2026, 18:14 WIB
BBNKB II Dihapus Bukan Berarti Urus Balik Nama Kendaraan Jadi Gratis
Rabu / 08-07-2026, 18:14 WIB
Polisi Geledah Kafe dan Money Changer di Jaksel Terkait Kasus Batu Bara hingga Asabri
Rabu / 08-07-2026, 18:14 WIB
Bima Arya Dorong Tata Ruang Optimal untuk Kembangkan Potensi Kepri
Rabu / 08-07-2026, 18:14 WIB
Kontras Nasib Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2026
Rabu / 08-07-2026, 18:14 WIB
Subnautica 2 Update 1.1: Pemain Bisa Melawan Ikan, Tapi Tidak Membunuh
Rabu / 08-07-2026, 18:13 WIB
Airlangga Apresiasi Momentum IPO Berlanjut di Pasar Modal Indonesia
Rabu / 08-07-2026, 18:13 WIB
Kekeringan di Desa Cirarab Tangerang, Warga Krisis Air Bersih
Rabu / 08-07-2026, 18:13 WIB
Katie Couric Alami Amnesia Global Transien Setelah Episode Medis
Rabu / 08-07-2026, 18:08 WIB







