Pengembang Subnautica 2, Unknown Worlds Entertainment, merinci pembaruan Early Access 1.1 yang bertajuk Adaptive Measures.

Salah satu perubahan utamanya adalah kemampuan pemain untuk melawan makhluk laut, meskipun tetap tidak bisa membunuh mereka.

>>> Airlangga Apresiasi Momentum IPO Berlanjut di Pasar Modal Indonesia

Sejak peluncuran Subnautica 2, banyak pemain menginginkan fitur untuk menyerang ikan-ikan buas di dalam game.

Permintaan ini sempat memicu respons kontroversial dari pengembang yang menyatakan, "Kami bukan game pembunuhan. Pergilah main Sons of the Forest atau semacamnya jika ingin membunuh."

Pernyataan tersebut menuai kritik dari komunitas. Beberapa pemain bahkan membuat mod yang memungkinkan pembunuhan makhluk.

Namun, pengembang tetap berpegang pada prinsip no-kill dan menjanjikan "mitigasi makhluk" sebagai solusi.

Fitur Baru: Flinch dan Stun

Dalam vlog update, Creative Director Anthony Gallegos menjelaskan bahwa tim telah mengerjakan "creature flinches".

>>> Kekeringan di Desa Cirarab Tangerang, Warga Krisis Air Bersih

Jika pemain memukul makhluk dengan Survival Multi-Tool, mereka akan bereaksi sebelum melarikan diri, memberikan umpan balik visual atas dampak serangan.

Selain itu, Sonic Resonator kini berfungsi sebagai stun gun. Banyak makhluk memiliki status stunned saat terkena alat ini, yang ditunjukkan dengan jelas.

Gallegos menambahkan bahwa perubahan ini bertujuan memberikan rasa mitigasi makhluk sesuai keinginan pengembang dan masukan pemain.

Keputusan ini dianggap sebagai kompromi yang baik antara mendengarkan umpan balik pemain dan mempertahankan visi awal game.

>>> Katie Couric Alami Amnesia Global Transien Setelah Episode Medis

Pembaruan 1.1 juga disebut sebagai update besar pertama yang menghadirkan pengalaman paling menakutkan sejauh ini.