Meta Tanggapi Laporan Iklan Instagram di India, Tegaskan Penegakan Keamanan Anak
Meta menanggapi laporan terbaru mengenai iklan Instagram di India yang diduga melanggar kebijakan perusahaan terhadap eksploitasi anak. Perusahaan menyatakan telah mengambil tindakan terhadap konten dan akun yang melanggar.
Menurut Meta, sistem penegakan mereka telah mendeteksi dan menonaktifkan sejumlah iklan serta akun yang melanggar sebelum laporan tersebut muncul.
>>> 4 Sepatu 910 Nineten Warna Hitam yang Fleksibel untuk Sekolah, Kerja, hingga Lari
Setelah investigasi internal, Meta menghapus iklan tambahan, menonaktifkan lebih banyak akun, dan memblokir URL yang terkait dengan konten yang melanggar kebijakan.
Perusahaan juga membantah tuduhan bahwa mereka secara sengaja menargetkan iklan yang menampilkan anak-anak kepada pengguna yang memiliki minat tidak pantas terhadap anak.
Meta mengatakan menggunakan teknologi untuk mengidentifikasi akun yang menunjukkan aktivitas mencurigakan terkait anak-anak.
Tahun lalu, lebih dari 4 juta akun semacam itu dihapus secara otomatis di seluruh dunia.
Peninjauan dan Penegakan Iklan
Meta menggunakan kombinasi sistem otomatis dan tinjauan manual untuk menegakkan kebijakan periklanannya. Iklan diperiksa secara otomatis sebelum diterbitkan, dan pengguna juga dapat melaporkan iklan yang dianggap melanggar.
Iklan tetap dapat ditinjau kembali setelah publikasi dan dapat dihapus atau dibatasi jika ditemukan pelanggaran. Proses peninjauan mencakup semua komponen iklan, termasuk gambar, video, dan teks.
Perusahaan juga memantau dan menyelidiki perilaku pengiklan, serta meninjau Akun Bisnis dan aset terkait.
Jika ditemukan pelanggaran, iklan dapat ditolak dan Akun Bisnis atau asetnya dapat dibatasi untuk beriklan di seluruh teknologi Meta.
Meta menegaskan bahwa Standar Komunitas dan Standar Periklanan mereka melarang ketelanjangan anak, pelecehan, dan eksploitasi, termasuk berbagi atau meminta konten eksploitasi anak, interaksi yang tidak pantas dengan remaja, dan seksualisasi anak di bawah umur.
Update Terbaru
Sebastian Gunawan Signature 2026: Kebebasan dalam Balutan Jazz & Jasper
Rabu / 08-07-2026, 18:53 WIB
Winwin Resmi Hengkang dari NCT dan SM Entertainment, Tulis Surat Perpisahan
Rabu / 08-07-2026, 18:53 WIB
Celine Evangelista Bercadar saat Antar Anak ke Pesantren, Curhat Beratnya Berpisah
Rabu / 08-07-2026, 18:50 WIB
Festival Bayreuth 150 Tahun: Tanpa Wagner, Bagaimana Musik Klasik?
Rabu / 08-07-2026, 18:50 WIB
CEO Palantir Kritik Model Bisnis AI Berbasis Token, Dinilai Tidak Masuk Akal
Rabu / 08-07-2026, 18:50 WIB
Coway Debut di IndoBuildTech 2026, Perkenalkan Pemurni Air Terbaru Slim Stand
Rabu / 08-07-2026, 18:50 WIB
Coba Trik Ini: Satu Fitur Samsung Gantikan Semua Aplikasi di Layar Utama
Rabu / 08-07-2026, 18:50 WIB
Bali Resmikan Proyek Pengolahan Sampah Jadi Energi Pertama
Rabu / 08-07-2026, 18:49 WIB
PM Modi dan Presiden Prabowo Resmikan Restorasi Candi Prambanan
Rabu / 08-07-2026, 18:49 WIB
Wasit Argentina Pimpin Perancis vs Maroko, Les Bleus Tak Gentar
Rabu / 08-07-2026, 18:49 WIB
Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, Persija dan Persib Sumbang Paling Banyak
Rabu / 08-07-2026, 18:49 WIB
Game Terbaru 'Echoes of Aincrad' Resmi Rilis Juli Ini, Masuk Dunia SAO
Rabu / 08-07-2026, 18:49 WIB
Glen Powell Umumkan Hubungan dengan Michelle Randolph Lewat Unggahan Media Sosial
Rabu / 08-07-2026, 18:33 WIB
KTT NATO di Ankara Dibayangi Ketegangan dengan Iran
Rabu / 08-07-2026, 18:33 WIB







