Jermaine Dupri menggugat Sony atas dugaan royalti yang tidak dibayarkan kepada label rekamannya, So So Def Recordings.

Gugatan yang diajukan di pengadilan mengklaim Sony telah menahan dan membayar royalti secara kurang untuk sejumlah album hit.

>>> Willie Kirk Kembali ke Sepak Bola Inggris, Latih Durham di WSL 2

Album-album tersebut mencakup proyek Mariah Carey, Usher, Kris Kross, Jagged Edge, Bow Wow, dan lainnya.

Audit Temukan Kesalahan Akuntansi

Menurut gugatan yang diperoleh TMZ, masalah ini baru terungkap pada 2023 ketika Sony mulai menerbitkan pernyataan royalti baru dan amandemen.

Audit pada 2025 menemukan kesalahan akuntansi, royalti yang hilang, dan pendapatan yang sebelumnya tidak dilaporkan.

So So Def kemudian menuntut sekitar 18 juta dolar AS.

>>> Cara Mendapatkan Saldo Dana dari 5 Game Catur Populer di Play Store 2026

Dupri mengklaim Sony gagal membayar royalti untuk rilisan Kris Kross, Xscape, Da Brat, dan Jagged Edge.

Untuk Mariah Carey dan Usher, Dupri mengatakan Sony juga membayar royalti lebih rendah pada proyek yang ia produksi.

Jumlah penuh kerugian untuk proyek tersebut masih dihitung.

Jermaine dan perusahaannya menuntut setidaknya 18 juta dolar AS sebagai ganti rugi, ditambah bunga jutaan dolar.

>>> Cara Cek Pencairan Saldo Bansos PKH 2026 Tahap 1 di Kartu KKS BNI

Mereka menuduh Sony selama puluhan tahun melaporkan dan menahan royalti yang seharusnya menjadi hak So So Def.