Microsoft menghadapi gugatan class-action dari warga sekitar pusat data AI Fairwater di Mount Pleasant, Wisconsin.

Proyek senilai $7,3 miliar itu disebut sebagai "pusat data AI paling kuat di dunia" oleh CEO Satya Nadella.

>>> Anne Hathaway Kira Audisi Catwoman untuk Peran Harley Quinn

Tiga warga Desa Sturtevant mengajukan gugatan pada pekan lalu. Mereka menuding kebisingan dari generator diesel dan sistem HVAC telah menimbulkan gangguan dan kerugian properti.

Menurut gugatan, suara yang dihasilkan "konsisten dan meresap" tanpa upaya peredaman yang memadai.

Salah satu penggugat, Amy Cimbalnik, menyamakan kebisingan itu dengan "suara mesin kereta barang yang diparkir di dekat rumah".

>>> Serikat Bethesda Kecam Microsoft di Tengah PHK Massal Xbox

Respons Microsoft dan Pemerintah Setempat

Microsoft mengakui gugatan tersebut dan menyatakan komitmen menjadi tetangga yang baik. Perusahaan mengklaim telah melakukan investigasi dan memasang mitigasi kebisingan sejak April.

Dalam pembaruan blog Juni, Microsoft menyebut mitigasi telah menyelesaikan masalah suara dengung. Namun, gugatan diajukan pada 1 Juli, menunjukkan warga belum puas.

Direktur Komunikasi Mount Pleasant, Sean Ryan, mengatakan tidak menerima keluhan setelah perubahan dilakukan. Pemerintah desa siap memastikan Microsoft menjadi warga korporasi yang baik.

>>> Mantan Personel G.R.L. Lauren Bennett Meninggal di Usia 37 Tahun

Microsoft berencana membangun 15 pusat data di Mount Pleasant. Langkah hati-hati diperlukan untuk menghindari litigasi lebih lanjut dari warga yang marah.