Serikat Bethesda Kecam Microsoft di Tengah PHK Massal Xbox
Serikat pekerja Bethesda Game Studios (BGS Union) melontarkan kritik tajam terhadap Microsoft menyusul gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang kembali melanda divisi Xbox.
Dalam pernyataan di Bluesky, mereka menyebut para pekerja menjadi korban kesalahan manajemen puncak yang terus berulang.
>>> Mantan Personel G.R.L. Lauren Bennett Meninggal di Usia 37 Tahun
"Dalam apa yang menjadi rutinitas tahunan yang menegangkan, Microsoft memutuskan untuk memecat ribuan orang, termasuk banyak dari kami di Bethesda Game Studios," tulis BGS Union.
"Dengan lebih dari 10.000 pengembang yang sudah dipecat dari putaran sebelumnya, mereka yang di puncak menganggap itu belum cukup untuk memperbaiki kesalahan mereka."
Serikat tersebut menambahkan, "Hari ini kami mengucapkan selamat tinggal kepada banyak teman dan kolega, serta ratusan lainnya di Xbox, termasuk orang-orang yang telah bekerja di Bethesda Game Studios selama puluhan tahun.
Kapan siklus pemotongan demi keuntungan yang semakin besar ini akan berakhir?"
Pengumuman PHK ini disampaikan oleh CEO Xbox Asha Sharma sebagai bagian dari rencana 'reset' besar-besaran.
Secara total, 3.200 pekerjaan akan dipangkas selama tahun fiskal 2027, dengan 1.600 di antaranya langsung terkena dampak.
Selain itu, empat studio dipisahkan: Compulsion Games dan Double Fine menjadi independen, sementara Ninja Theory dan Undead Labs memasuki 'ketentuan untuk bergabung dengan kepemilikan baru'.
>>> FIFA Cabut Skorsing Folarin Balogun Jelang AS vs Belgia
Sharma juga menyebut 'opsi strategis potensial' untuk studio Arkane, pengembang Dishonored dan Deathloop.
Alasan di balik PHK ini adalah margin operasi yang lemah, portofolio studio AAA dan indie yang terlalu banyak, akuisisi yang tidak membuahkan hasil, serta pengembalian Game Pass dan investasi multiplatform yang lebih rendah dari perkiraan.
Update Terbaru
Kemacetan Parah di San Francisco Saat Waymo Mogok di Hari Libur Nasional
Selasa / 07-07-2026, 06:15 WIB
Persona 4 Revival Gandeng MAPPA untuk Cutscene Animasi, Makin Menggoda
Selasa / 07-07-2026, 06:15 WIB
Aktor Hans Capon di Kingdom Come: Deliverance 2 Akui Kesuksesan Game Tak Buka Pintu Karir
Selasa / 07-07-2026, 06:14 WIB
Polusi Udara Ubah Fungsi Gen Sperma, Studi Ungkap Dampak pada Kesuburan Pria
Selasa / 07-07-2026, 06:14 WIB
FIFA Batalkan Skorsing Kartu Merah Folarin Balogun, Kontroversi Meluas
Selasa / 07-07-2026, 06:14 WIB
Indonesia Bidik Investasi dan Transfer Teknologi Rusia Lewat INNOPROM 2026
Selasa / 07-07-2026, 06:14 WIB
DPR Dukung Penguatan Laboratorium Veteriner Antisipasi El Nino
Selasa / 07-07-2026, 06:14 WIB
Aplikasi Galaxy Wearable Samsung Dapatkan Wajah Baru Jelang Galaxy Unpacked
Selasa / 07-07-2026, 06:13 WIB
Kisah Nyata di Balik Razia Imigrasi Trump di Los Angeles
Selasa / 07-07-2026, 06:13 WIB
Lena Dunham Bercanda soal Gay Porn di Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce
Selasa / 07-07-2026, 06:13 WIB
Pria Divonis Seumur Hidup Bunuh Sepupu Hamil dan Sahabatnya
Selasa / 07-07-2026, 06:11 WIB
Penyanyi 'Party Rock Anthem' Lauren Bennett Dikenang dalam Acara Peringatan di London
Selasa / 07-07-2026, 06:10 WIB
Penjelasan Ending Drakor Doctor on the Edge! Do Ji Eui Kehilangan Segalanya jadi Tanda Lanjut Musim Kedua
Selasa / 07-07-2026, 06:00 WIB







