Indonesia mengambil peran sebagai Official Partner Country pada pameran industri INNOPROM 2026. Langkah ini diyakini membuka peluang besar bagi kerja sama industri dengan Rusia dan kawasan Eurasia.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan partisipasi tersebut menjadi strategi penting. Tujuannya untuk memperkuat posisi industri Indonesia di pasar global.

>>> DPR Dukung Penguatan Laboratorium Veteriner Antisipasi El Nino

Melalui INNOPROM 2026, Indonesia membidik peningkatan investasi dari Rusia. Selain itu, proyek manufaktur bersama dan transfer teknologi juga menjadi target utama.

Transfer teknologi diharapkan dapat memperkuat daya saing industri nasional. Kerja sama ini juga membuka akses bagi produk Indonesia ke pasar Eurasia.

INNOPROM merupakan pameran industri internasional bergengsi yang digelar di Yekaterinburg, Rusia. Ajang ini mempertemukan pelaku industri dari berbagai negara.

>>> Aplikasi Galaxy Wearable Samsung Dapatkan Wajah Baru Jelang Galaxy Unpacked

Dengan status Official Partner Country, Indonesia mendapat kesempatan mempromosikan potensi industrinya. Hal ini sekaligus menarik minat investor Rusia untuk menanamkan modal di Tanah Air.

Pemerintah optimistis langkah ini akan mendorong realisasi investasi baru. Sektor manufaktur menjadi salah satu prioritas yang ditawarkan kepada mitra Rusia.

>>> Kisah Nyata di Balik Razia Imigrasi Trump di Los Angeles

Kerja sama ini juga diharapkan memperkuat hubungan bilateral Indonesia-Rusia di bidang industri. Kedua negara memiliki potensi saling melengkapi dalam pengembangan teknologi.