Pria Pacific Beach Dihukum 28 Tahun Seumur Hidup karena Menembak Mati Teman Sekamar

Seorang pria Pacific Beach yang menembak mati teman sekamarnya dijatuhi hukuman 28 tahun hingga seumur hidup pada 26 Juni.
Hukuman itu termasuk tambahan tahun karena ia merupakan residivis yang memiliki senjata api.
>>> Dua Sersan Polisi Terluka Akibat Pengemudi Diduga Mabuk di San Diego
Richard Kyle Herrman, 34, tidak menunjukkan banyak reaksi saat vonis dibacakan. Ia duduk di kursi pengadilan dengan pakaian tahanan biru dan rambut dikuncir.
Juri telah menyatakannya bersalah atas pembunuhan tingkat dua terhadap Gabriel Fergus, 51, pada 28 Januari. Fergus tewas tertembak di dada pada pukul 22.10 tanggal 26 Januari 2025.
Ibu Herrman, Claire Herrman, menangis di kursi rodanya dan menutup wajah dengan tangan setelah mendengar vonis. Juri juga menyatakan Herrman bersalah atas kepemilikan senjata api oleh pengguna narkoba.
Fergus, ayahnya, dan empat orang lainnya tinggal bersama Herrman di blok 1600 Jalan Chalcedony. Hanya Herrman dan ayahnya yang memiliki kunci kondominium.
Fergus dan yang lainnya biasa melompat pagar lalu membunyikan bel, dan seseorang selalu membukakan pintu.
Herrman mengaku membunuh Fergus karena membela diri dan takut padanya. Saat ditanya mengapa tidak menelepon polisi, ia menjawab: "Narkobanya bagus."
Ia mengklaim Fergus membawa narkoba ke kondominium, dan jika ia menelepon polisi, ia akan terlibat kepemilikan narkoba.
Jaksa Wilayah Gabriella DiCaprio meminta hakim menjatuhkan hukuman tambahan 25 tahun berturut-turut untuk penggunaan senjata api dalam pembunuhan.
Namun, Hakim San Diego Superior Court Aaron Katz menolak, dengan mengatakan 25 tahun terlalu berat.
Katz menambahkan hukuman 10 tahun untuk penguatan senjata api. "Hukuman yang pantas diperlukan," kata Katz.
Update Terbaru
Sinyal Peringatan: Gelembung AI Ancam Pasar Saham AS
Selasa / 07-07-2026, 07:43 WIB
Doom, Wolfenstein, dan Quake Dilaporkan Ikut Jadi Fokus ZeniMax di Tengah Restrukturisasi Xbox
Selasa / 07-07-2026, 07:43 WIB
Veteran RPG yang Dipecat Sebut Obsidian Juga Terkena Dampak PHK Microsoft
Selasa / 07-07-2026, 07:42 WIB
Trump Lobi Presiden FIFA untuk Batalkan Kartu Merah Pemain AS
Selasa / 07-07-2026, 07:42 WIB
Mi Instan Rasa Ayam Diduga Picu Wabah Salmonella di 14 Negara
Selasa / 07-07-2026, 07:42 WIB
Casemiro: Kami Selamanya Generasi Gagal Juara Piala Dunia
Selasa / 07-07-2026, 07:42 WIB
IHSG Diproyeksi Lesu Hari Ini, Berpotensi Koreksi Lebih Dalam
Selasa / 07-07-2026, 07:42 WIB
Brewers Hadapi Cardinals di Seri Lima Pertandingan Krusial
Selasa / 07-07-2026, 07:38 WIB
Dubes RI di Iran Tak Dapat Akses ke Area Persemayaman Khamenei, Ini Alasannya
Selasa / 07-07-2026, 07:38 WIB
Reaksi Netizen Kala Ronaldo Menangis usai Portugal Tersingkir
Selasa / 07-07-2026, 07:38 WIB
Kai Cenat Kembali Live Streaming, Umumkan Peserta Streamer University 2
Selasa / 07-07-2026, 07:36 WIB
Demokrat AS Tarik Dukungan untuk Calon Senat Maine Graham Platner
Selasa / 07-07-2026, 07:35 WIB
Arsenal Sepakat Transfer Leandro Trossard ke Besiktas
Selasa / 07-07-2026, 07:35 WIB
Pegawai Kementerian HAM Menang Gugat Pigai di PTUN
Selasa / 07-07-2026, 07:35 WIB







