Jaksa penuntut Utah membeberkan bukti forensik kritis dan dugaan pengakuan melalui pesan teks pada Senin, 6 Juli 2026, di hari pertama sidang pendahuluan Tyler Robinson di Provo.

Robinson, 23 tahun, menghadapi hukuman mati atas pembunuhan aktivis konservatif Charlie Kirk pada 2025.

>>> Live Report: Portugal vs Spanyol di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Sidang di Pengadilan Distrik 4 ini akan menentukan apakah ada cukup bukti untuk mengadili Robinson atas tuduhan pembunuhan berat dan kejahatan berat lainnya.

Negara bagian mengungkapkan rencana untuk menghadirkan bukti fisik termasuk balistik, rekaman pengawasan, dan pernyataan rekaman dari mantan teman sekamar serta pasangan romantis Robinson yang merinci pesan-pesan pasca-penembakan.

"Charlie adalah suami, putra, saudara, teman, dan ayah yang tercinta," demikian pernyataan keluarga Kirk sebelum sidang. Mereka mengungkapkan dampak emosional yang mendalam dari proses hukum yang berlangsung.

Janda korban, Erika Kirk, dan orang tuanya menghadiri sidang yang emosional itu bersama teman keluarga, Donald Trump Jr. Keluarga menyatakan rasa terima kasih atas dukungan dan doa yang diterima sejak tragedi tersebut.

>>> 5 Tips Capsule Wardrobe untuk Perempuan agar Tetap Stylish

Pengacara pembela menentang kamera di ruang sidang dengan alasan pemberitaan dapat mengubah kasus ini menjadi "acara TV realitas."

Kirk ditembak di leher pada 10 September 2025 saat berpidato di depan 3.000 orang di Universitas Utah Valley.

Penyelidik menemukan senapan Mauser yang mengandung DNA yang cocok dengan tersangka, meskipun pembela mencatat bahwa laporan forensik mengidentifikasi DNA dari "lima orang atau lebih" pada barang-barang tertentu.

>>> Ilmuwan Akhirnya Ungkap Apa yang Mengubah Badai Menjadi Super Typhoon

Analisis federal terhadap pecahan peluru tidak dapat memastikan apakah peluru itu ditembakkan dari senjata tersebut.