ADOR telah menjelaskan di pengadilan alasan mereka memutus kontrak eksklusif dengan Danielle dan mengajukan gugatan ganti rugi terhadapnya.

Sementara itu, beberapa anggota NewJeans lainnya sudah kembali ke agensi.

>>> ATEEZ Raih Album No.1 Ketiga di Billboard 200 Lewat 'Golden Hour : Part.5'

Pada 2 Juli, Divisi Perdata ke-31 Pengadilan Distrik Pusat Seoul menggelar sidang ketiga terkait gugatan yang melibatkan Danielle, ibunya, dan mantan CEO ADOR Min Hee Jin.

Dalam sidang tersebut, ADOR mengklaim Danielle adalah satu-satunya anggota yang secara mandiri melakukan aktivitas musik dan komersial tanpa persetujuan perusahaan.

Agensi berargumen bahwa tindakan ini melanggar kontrak eksklusifnya.

Salah satu poin utama yang diangkat ADOR adalah dugaan kolaborasi Danielle dengan band asal Amerika, Emotional Oranges.

Menurut agensi, sesi rekaman dan biaya produksi terkait proyek itu menunjukkan Danielle sudah memulai aktivitas di luar ADOR sebelum menyelesaikan status kontraknya secara resmi.

ADOR juga menyajikan catatan keuangan terkait NJZ, nama sementara yang digunakan para anggota setelah mengumumkan pemutusan kontrak.

Perusahaan berargumen bahwa NJZ secara efektif beroperasi sebagai bisnis hiburan yang dibuat untuk melanjutkan aktivitas yang melanggar perjanjian eksklusif grup.

>>> Young K DAY6 Umumkan Comeback Solo dengan Album 'YOUNGEST'

ADOR Salahkan Danielle dan Min Hee Jin di Pengadilan

Agensi lebih lanjut menyatakan bahwa Danielle, keluarganya, dan Min Hee Jin harus bertanggung jawab atas dugaan pelanggaran kontrak, kepergian grup dari ADOR, serta keterlambatan kembalinya para anggota ke perusahaan.

Perwakilan hukum Danielle dengan tegas membantah tuduhan tersebut dalam sidang.

Pihaknya berargumen bahwa ADOR hanya menggunakan kembali bukti yang sudah diajukan dalam proses pengadilan sebelumnya untuk membuat Danielle tampak sebagai satu-satunya anggota yang bertanggung jawab atas sengketa ini.

Tim kuasa hukum Danielle juga membantah klaim terkait Emotional Oranges. "Sejauh yang kami tahu, tidak ada pembayaran terpisah terkait Emotional Oranges," kata tim kuasa hukum Danielle.

Mereka juga menunjuk bahwa NJZ adalah aktivitas grup yang melibatkan semua anggota, sehingga mempertanyakan mengapa Danielle menjadi satu-satunya yang digugat.

ADOR awalnya meminta ganti rugi sekitar 43,09 miliar KRW (sekitar 31,7 juta USD).

>>> Shin Bong Sun Bicara soal Rencana Pensiun dan Hidup Sendiri

Namun, perusahaan kemudian mengurangi jumlahnya menjadi sekitar 33,09 miliar KRW (24,4 juta USD).