PDIP dan PKS Soroti Rp67 Triliun Anggaran Pendidikan 2025 Tak Terserap
Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyoroti rendahnya realisasi anggaran pendidikan dalam APBN 2025.
Kedua fraksi menilai pemerintah belum memenuhi amanat konstitusi yang mewajibkan alokasi minimal 20 persen untuk sektor pendidikan.
>>> Argentina Sempurna di Piala Dunia 2026, Scaloni Minta Publik Tak Terlalu Berekspektasi
Kritik itu disampaikan dalam Rapat Paripurna DPR ke-24 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/7/2026).
Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi PDIP, Didik Haryadi, mengungkapkan bahwa mandatory spending atau belanja wajib pendidikan baru terealisasi 90,68 persen.
Artinya, sekitar Rp67 triliun anggaran yang seharusnya menjadi hak rakyat tidak dibelanjakan sepanjang 2025.
"Pelaksanaan mandatory spending hanya mencapai 90,68 persen. Terdapat Rp67 triliun anggaran pendidikan yang menjadi hak rakyat tidak direalisasikan pemerintah," ujar Didik dalam rapat paripurna.
Pandangan serupa disampaikan anggota DPR dari Fraksi PKS, Anis Byarwati. Ia mencatat realisasi belanja pendidikan pada 2025 hanya Rp656 triliun dari pagu Rp724 triliun.
>>> Gaya Simpel Irish Bella di Pernikahan Adik, Bergaun Marun
Dengan realisasi tersebut, porsi anggaran pendidikan terhadap total APBN hanya 19,11 persen. Angka itu masih di bawah ketentuan konstitusi yang menetapkan alokasi minimal 20 persen.
Fraksi PKS pun meminta pemerintah melakukan perbaikan pengelolaan anggaran pendidikan.
"Fraksi PKS memandang agar realisasi mandatory spending pendidikan dapat mencapai minimal 20 persen pada tahun-tahun mendatang," kata Anis di hadapan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Sorotan kedua fraksi ini menjadi bagian dari pembahasan DPR terhadap pelaksanaan APBN 2025.
>>> Khiban, Tabrak Warna hingga Cupro: Tren Abaya di Tahun 2026
Efektivitas realisasi belanja negara di sektor pendidikan menjadi perhatian utama karena sektor ini merupakan prioritas pembangunan nasional.
Update Terbaru
Presiden Prabowo Dampingi PM Modi Kunjungi DPR RI, Perkuat Diplomasi Indonesia-India
Selasa / 07-07-2026, 21:01 WIB
Paviliun Indonesia Debut di INNOPROM 2026, Perkuat Kerja Sama Industri dengan Rusia dan Eurasia
Selasa / 07-07-2026, 21:01 WIB
QCY Luncurkan MeloBuds N65 dengan ANC 60dB, Audio Spasial, dan Baterai 50 Jam
Selasa / 07-07-2026, 21:00 WIB
Rekomendasi Beauty Studio Jakarta Selatan untuk Lash, Brow, dan Nail Care
Selasa / 07-07-2026, 21:00 WIB
Adu Gaya WAGs Spanyol: Pacar Yamal dan Llorente Kompak Pakai Jersey Crop Top
Selasa / 07-07-2026, 21:00 WIB
Operator Masuk Tahap Pilih Blok Frekuensi, 5G Selangkah Lagi
Selasa / 07-07-2026, 21:00 WIB
Campur Pertalite dan Pertamax Turbo Lebih Murah? Ini Risikonya
Selasa / 07-07-2026, 21:00 WIB
Inflasi Pabrik China Tertinggi dalam 4 Tahun Akibat Perang Iran dan AI Boom
Selasa / 07-07-2026, 20:57 WIB
Revolusi AI di F1: Manusia Tetap Pengendali Utama
Selasa / 07-07-2026, 20:57 WIB
Solos Rilis Privacy Kit untuk Smartglasses, Solusi Unik Atasi Masalah Privasi
Selasa / 07-07-2026, 20:56 WIB
Taylor Swift dan Travis Kelce Tak Akan Rilis Film Pernikahan
Selasa / 07-07-2026, 20:56 WIB
Para Bintang 'Odyssey' Rayakan Malam Premiere di London
Selasa / 07-07-2026, 20:56 WIB
Mobil Tabrak Planet Fitness di California, Sopir Alami Darurat Medis
Selasa / 07-07-2026, 20:56 WIB
Prince Harry Kalah Gugatan Privasi Melawan Penerbit Daily Mail
Selasa / 07-07-2026, 20:56 WIB







