Alasan DPRD Jabar Beri Lampu Hijau Ubah Nama Provinsi Tatar Sunda
Wacana perubahan nama Provinsi Jawa Barat menjadi Tatar Sunda memasuki babak baru.
Seluruh fraksi di DPRD Jabar resmi memberikan lampu hijau untuk melanjutkan usulan ini ke tahapan legislasi berikutnya.
>>> Bupati Langkat Ditangkap KPK, Bobby Tunjuk Wakil Bupati sebagai Plt
Kesepakatan itu dihasilkan dalam audiensi antara Komisi I DPRD Jabar dengan akademisi, budayawan, dan sejarawan Sunda di Bandung, Kamis (2/7) pekan lalu.
Pembahasan selanjutnya akan menunggu putusan pimpinan DPRD Jabar hingga pemerintah pusat.
Urgensi Menjaga Identitas Budaya
Ketua Komisi I DPRD Jabar, Rahmat Hidayat Djati, menjelaskan bahwa usulan perubahan nama bukan tanpa alasan.
Salah satu pertimbangan utama adalah menjaga identitas budaya Sunda yang dinilai mulai tergerus.
"Urgensinya karena identitas jati diri suku Sunda terancam punah," kata politikus PKB itu, Senin (6/7).
Rahmat menekankan bahwa langkah DPRD menerima usulan bukan berarti langsung menyetujui perubahan nama. Tahapan saat ini baru sebatas memberikan ruang agar aspirasi masyarakat dikaji melalui mekanisme legislasi.
>>> 23 Prajurit TNI Naik Pangkat Luar Biasa karena Dedikasi di Papua
Menurutnya, usulan pergantian nama resmi daerah bukan hal baru di Indonesia. Wacana ini memiliki sejarah panjang, bahkan sudah berkembang sejak awal kemerdekaan.
Atas dasar itu, DPRD Jabar menilai usulan tersebut layak dibahas secara resmi melalui penyusunan naskah akademik, kajian komprehensif, serta tahapan legislasi lainnya sebelum diputuskan.
Rahmat mengakui perubahan nama akan membawa konsekuensi anggaran. Namun, aspek pembiayaan akan dihitung secara cermat apabila usulan tersebut nantinya disetujui.
"Biayanya akan dihitung dan menjadi belanja daerah dari APBD," tegasnya.
Sebelumnya, Komisi I DPRD Jabar telah menggelar rapat kerja bersama Koordinator dan Pendukung Usulan Perubahan Nama Provinsi Jawa Barat.
>>> Banggar DPR Tolak Usul Kenaikan Gaji Kepala Daerah Lewat PAD
Hasil rapat menyepakati agar aspirasi perubahan nama menjadi Provinsi Sunda dilanjutkan ke proses legislasi resmi.
Update Terbaru
Penembakan di Pensacola Tewaskan Satu Orang, Enam Luka
Senin / 06-07-2026, 17:13 WIB
Kao USA Tarik Oribe Shampoo karena Kontaminasi Bakteri
Senin / 06-07-2026, 17:08 WIB
Marlins Tarik Eury Perez Saat Sedang Sempurna, Keputusan Kontroversial
Senin / 06-07-2026, 17:08 WIB
Profil dan Biodata ONIC Lutpiii, EXP Laner Andalan ONIC Esports
Senin / 06-07-2026, 17:08 WIB
Kode Fortblox Terbaru Juli 2026: Dapatkan B-Bucks Gratis
Senin / 06-07-2026, 17:07 WIB
Wakil KBIH Jabar Sebut Haji Lansia Merepotkan, Anggota DPR Marah
Senin / 06-07-2026, 17:07 WIB
Shopee Perluas Program Afiliasi ke Instagram, Kreator Bisa Cuan dari Reels
Senin / 06-07-2026, 17:07 WIB
Harga Biodiesel B50 per Liter Belum Diumumkan, Ikuti Formula Solar
Senin / 06-07-2026, 17:07 WIB
Klub Eropa Buru Gilberto Mora Usai Tampil di Piala Dunia
Senin / 06-07-2026, 17:03 WIB
Tokopedia Pastikan Tak Ada PHK Karyawan, Lakukan Penataan Tenaga Kerja
Senin / 06-07-2026, 17:03 WIB
Bobby Nasution Sesalkan OTT Bupati Langkat: Rakyat Jadi Korban
Senin / 06-07-2026, 17:03 WIB
Summer McIntosh Pecahkan Rekor Dunia 200 Meter Kupu-Kupu
Senin / 06-07-2026, 17:01 WIB
Grafis GTA 6 Dikhawatirkan Hambat Performa Konsol
Senin / 06-07-2026, 17:01 WIB
Ibu Kota New York Dikritik karena Pergi ke Retret Spiritual di Spanyol
Senin / 06-07-2026, 17:00 WIB







