Dokter Tifa Minta Jokowi Legowo Soal Perkara Ijazah: Indonesia Bukan Korea Utara
Kuasa hukum Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa, Aziz Yanuar, meminta Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersikap legowo.
Permintaan ini terkait perkara tuduhan ijazah palsu yang dilayangkan Dokter Tifa kepada Jokowi.
>>> Mendikdasmen: Pelibatan Kantin Sekolah dalam MBG Masih Dibahas
Aziz menegaskan bahwa Indonesia adalah negara demokrasi. Kritik terhadap pejabat publik, menurutnya, tidak semestinya langsung dibawa ke ranah pidana.
"Kita ini hidup bukan di Korea Utara. Tidak semua harus suka sama Kim Jong Un.
Semua enggak boleh jelek-jelekin. Kita ini katanya berdemokrasi.
Demokrasi itu ya menerima sebagai pejabat publik," ujar Aziz, dikutip Senin (6/7).
Ia membandingkan kasus ini dengan peristiwa yang dialami Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 2010. Saat itu, massa demonstrasi membawa kerbau bertuliskan "SiBuYa" sebagai bentuk kritik.
Aziz mengatakan tidak ada langkah hukum yang ditempuh terhadap pengunjuk rasa saat itu. "SBY dulu pernah dihadapkan ada kebo bertuliskan SBY.
>>> Generasi Muda Amerika Makin Kritis terhadap Israel, Netanyahu Prihatin
Enggak pernah ada pelaporan, enggak pernah ada pemidanaan. Penghinaan kurang apa itu?
Sebagai pejabat publik, kenegarawanan itulah yang ditunggu," katanya.
Menurut Aziz, perdebatan mengenai keabsahan ijazah seharusnya menjadi ruang diskusi publik. Ia menilai masyarakat dapat menilai sendiri kebenaran tuduhan tanpa harus menyeretnya ke proses hukum.
Namun, dalam surat dakwaan yang dibacakan jaksa penuntut umum pada sidang perdana, Dokter Tifa disebut tidak mampu membuktikan tuduhan ijazah palsu milik Jokowi.
Jaksa menyatakan tuduhan itu bertentangan dengan fakta dan menyerang kehormatan mantan presiden melalui media elektronik.
Dakwaan didukung hasil pemeriksaan laboratorium kriminalistik yang menyimpulkan 14 dokumen pembanding identik dengan ijazah Jokowi. Perkara kini memasuki tahap pemeriksaan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.
>>> Ramalan Zodiak 6 Juli: Aries Disarankan Santai, Gemini Kejar Peluang
Dokter Tifa menolak restorative justice, mengajukan perlawanan melalui eksepsi, dan menolak plea bargain.
Update Terbaru
Earbud JBL Live 3 dengan Layar Sentuh Cerdas Kini Rp1,6 Jutaan
Senin / 06-07-2026, 06:10 WIB
Cristiano Ronaldo Pastikan Piala Dunia 2026 Jadi Turnamen Terakhirnya
Senin / 06-07-2026, 06:10 WIB
Paul Pelosi Terancam Kehilangan SIM Usai Dugaan Tabrak Lari
Senin / 06-07-2026, 06:10 WIB
Taruhan Rp6,4 Miliar untuk Putin Lengser pada 2026
Senin / 06-07-2026, 05:28 WIB
Jesse Eisenberg Bicara Soal Perkembangan Zombieland 3
Senin / 06-07-2026, 05:28 WIB
Endrick Terima Menit Bermain Terbatas di Piala Dunia
Senin / 06-07-2026, 05:28 WIB
Inggris Hadapi Meksiko di Babak 16 Besar Piala Dunia di Estadio Azteca
Senin / 06-07-2026, 05:22 WIB
Anaheim Ducks Perpanjang Kontrak Pavel Mintyukov dengan Kesepakatan Multi-Tahun
Senin / 06-07-2026, 05:22 WIB
China Kembangkan Prototipe EUV Lithography, ASML Hadapi Tekanan Ekspor
Senin / 06-07-2026, 05:21 WIB
Cape Verde Paksa Argentina ke Extra Time di Piala Dunia
Senin / 06-07-2026, 05:21 WIB
Manchester United Incar Gelandang Chelsea Andrey Santos
Senin / 06-07-2026, 05:21 WIB
Jersey Timnas Norwegia Ludes Terjual Jelang Lawan Brasil di Piala Dunia
Senin / 06-07-2026, 05:21 WIB
Iran dan Qatar Kembali Lakukan Perdagangan Maritim Setelah Vakum 5 Bulan
Senin / 06-07-2026, 05:21 WIB







