PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickel sukses menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 dan Public Expose Tahun 2026 di Jakarta pada Selasa (30/6).

Dalam RUPST tersebut, para pemegang saham menyetujui seluruh mata acara yang diajukan perseroan.

>>> Rekor Baru di Piala Dunia 2026: 4 Penalti Kena Tiang, 1 Melebar

Agenda yang disahkan meliputi laporan tahunan, laporan keuangan konsolidasian auditan tahun buku 2025, penggunaan hasil usaha, penunjukan akuntan publik, remunerasi direksi dan dewan komisaris, kelanjutan program pembelian kembali saham, serta laporan realisasi dana IPO.

Corporate Secretary Harita Nickel, Rafika Fazrin, menyatakan persetujuan pemegang saham mencerminkan dukungan terhadap arah strategis perusahaan.

"Kepercayaan ini menjadi modal penting bagi Harita Nickel untuk terus menjalankan agenda korporasi secara disiplin, transparan, dan berorientasi pada penciptaan nilai jangka panjang yang berkelanjutan," ujarnya dalam keterangan resmi.

Setelah RUPST, perseroan menggelar Public Expose yang memaparkan perkembangan proyek dan kinerja.

Harita Nickel menegaskan fokus pada penguatan fundamental operasional, peningkatan efisiensi, keandalan pasokan, serta optimalisasi rantai nilai nikel terintegrasi di tengah dinamika industri global.

Perseroan terus melanjutkan penyelesaian proyek strategis dan optimalisasi fasilitas produksi yang telah beroperasi.

>>> Kesenjangan Beban Kontrasepsi: 96,7 Persen Peserta KB Masih Perempuan

Selain itu, pengembangan fasilitas produksi kapur tohor dilakukan untuk memperdalam integrasi rantai nilai dan mendukung efisiensi operasional jangka panjang.

Pada aspek keberlanjutan, Harita Nickel mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam proses bisnis.

Penerapan praktik pertambangan dan pengolahan yang bertanggung jawab, penguatan tata kelola dan manajemen risiko, serta komitmen terhadap transparansi terus dijalankan.

Perseroan juga melanjutkan inisiatif dekarbonisasi, pengelolaan lingkungan terpadu, penguatan tata kelola rantai pasok, perlindungan keanekaragaman hayati, serta program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi lokal, dan infrastruktur.

Ke depan, Harita Nickel akan berfokus pada peningkatan efisiensi, penguatan praktik ESG, dan optimalisasi rantai nilai nikel terintegrasi.

>>> Paraguay Singkirkan Jerman, Presiden Pena Umumkan Dekrit Penting

"Harita Nickel akan terus bertumbuh secara disiplin dengan mengedepankan keseimbangan antara kinerja bisnis, tanggung jawab sosial, dan pengelolaan lingkungan," tutup Rafika.