Maroko berhasil menyingkirkan Belanda dari Piala Dunia 2026 setelah menang adu penalti di babak 32 besar di Monterrey, Selasa (30/6).

Kemenangan ini mengantarkan Maroko ke fase 16 besar dan menciptakan rekor baru dalam sejarah Piala Dunia.

>>> Kesenjangan Beban Kontrasepsi: 96,7 Persen Peserta KB Masih Perempuan

Menurut data MisterChip, untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia terdapat empat tendangan penalti yang mengenai tiang gawang dan satu tendangan melebar.

Dalam adu penalti, Neil El Aynaoui dan Achraf Hakimi gagal mengeksekusi penalti untuk Maroko karena bola mengenai tiang gawang.

Sementara itu, dua pemain Belanda, Justin Kluivert dan Crysencio Summerville, juga gagal mencetak gol karena bola mengenai tiang gawang.

Adapun Quinten Timber dari Belanda gagal mencetak gol karena tendangannya melebar dari gawang.

Jalannya Adu Penalti

Pada tendangan pertama, Teun Koopmeiners berhasil mencetak gol meskipun arah tembakannya terbaca oleh Bono.

Neil El Aynaoui gagal setelah tembakannya membentur mistar, membuat skor 1-0 untuk Belanda.

Justin Kluivert sebagai penendang kedua juga gagal karena tendangannya membentur tiang.

Soufiane Rahimi kemudian menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Pada tendangan ketiga, Wout Weghorst sukses mengeksekusi penalti, diikuti oleh Chemsdine Talbi yang juga mencetak gol, sehingga skor imbang 2-2.

Quinten Timber gagal pada tendangan keempat, sementara Achraf Hakimi juga gagal karena bola membentur tiang, skor tetap 2-2.

>>> Paraguay Singkirkan Jerman, Presiden Pena Umumkan Dekrit Penting

Crysencio Summerville sebagai penendang kelima gagal setelah tendangannya diblok Bono.

Ismael Saibari menjadi penendang kelima Maroko dan berhasil mengecoh kiper Belanda, Verbruggen, sehingga Maroko menang 3-2.

Babak Normal dan Extra Time