Timnas Spanyol menyiapkan taktik ofensif khusus untuk menghadapi Austria di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Fokus utama La Roja adalah memaksimalkan peran winger muda Lamine Yamal.

Bek kanan Marcos Llorente mengungkapkan bahwa tim memberikan kebebasan penuh kepada Yamal untuk berkreasi. Menurutnya, cara terbaik adalah memberikan bola dan membiarkannya dalam situasi satu lawan satu.

>>> Polisi Buka Peluang Jerat Taufik Hidayat di Kasus Lain

"Lamine adalah pemain yang tidak membutuhkan banyak bantuan. Terkadang hal itu justru memperburuk keadaan.

Cara terbaik adalah memberikan bola kepadanya, dan Anda tetap di belakang," ujar Llorente dalam konferensi pers, Selasa (30/6/2026).

Strategi ini dirancang untuk membongkar pertahanan disiplin Austria. Spanyol bertekad tampil lebih tajam setelah performa fase grup menuai kritik.

>>> Presiden Jerman Steinmeier Desak Reformasi Mendasar PBB

Llorente menekankan pentingnya komunikasi dengan Yamal di lapangan. "Anda bertanya kepadanya apa yang dia butuhkan, apakah dia membutuhkan Anda untuk maju atau tidak.

Semakin banyak komunikasi, semakin baik," tegasnya.

Kebugaran Yamal terus meningkat setelah pulih dari cedera. Adaptasi antarpemain di sektor kanan juga semakin padu menjelang laga di SoFi Stadium, Los Angeles.

>>> Belanda Tersingkir, Koeman Ogah Minta Maaf Pakai 5 Bek Lawan Maroko

Pelatih Luis de la Fuente juga memanfaatkan rekaman video untuk memetakan kelemahan Austria. Kerja sama tim terus dimatangkan tanpa bergantung pada masukan internal dari pemain lain.