Timnas Jepang mengusung rasa percaya diri tinggi untuk menumbangkan Brasil pada babak gugur Piala Dunia 2026.

Skuad berjuluk Samurai Blue ini tidak lagi gentar menghadapi reputasi besar sang lawan.

>>> Mensos: Kejujuran Kunci Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat

Pertemuan ini menjadi momentum pembalasan setelah dua dekade lalu Jepang menelan kekalahan menyakitkan dari lawan yang sama. Kini, peta kekuatan telah bergeser secara drastis menguntungkan wakil Asia tersebut.

Transformasi radikal terlihat jelas pada komposisi pemain Jepang yang kini didominasi oleh talenta-talenta liga top Eropa.

Kondisi ini sangat kontras dengan masa lalu ketika mayoritas pilar mereka hanya berkompetisi di liga domestik.

Keyakinan dari Puncak Federasi

Presiden Asosiasi Sepak Bola Jepang (JFA), Tsuneyasu Miyamoto, menegaskan kesiapan mental anak asuh Hajime Moriyasu menjelang laga krusial ini.

"Para pemain [dan seluruh] tim memiliki kepercayaan diri, bahkan saat bermain melawan Brasil," kata Tsuneyasu Miyamoto dikutip dari ESPN, Senin (29/6/2026).

Keyakinan ini membuktikan bahwa Jepang tidak memedulikan status besar Brasil yang akan menjadi rintangan pertama mereka di fase krusial.

Duel ini dinilai setara beratnya dengan potensi menghadapi Maroko yang sempat menahan imbang Brasil di fase grup.

Langkah berani Jepang didasari oleh target besar mereka untuk membawa pulang trofi Piala Dunia musim panas ini.

Manajemen tim meyakini bahwa mengalahkan tim raksasa seperti Brasil merupakan syarat mutlak yang harus dilewati.

Kondisi internal tim tetap solid meskipun mereka kehilangan pilar penting seperti Kaoru Mitoma, Wataru Endo, dan Takumi Minamino akibat cedera.

Kedalaman skuad terbukti merata dengan kehadiran para pemain dari Premier League, LaLiga, Serie A, hingga Bundesliga.