Nijiro Murakami, aktor yang dikenal lewat serial Alice in Borderland, kembali menjadi sorotan setelah didakwa secara tertulis atas dugaan penganiayaan terhadap mantan kekasihnya.

Bintang serial tersebut diduga melakukan kekerasan berulang yang menyebabkan korban mengalami luka berat dan membutuhkan waktu penyembuhan lebih dari satu bulan.

>>> Bintang Film Dewasa Jepang Fukuda Yua Diusir Imigrasi Selandia Baru

Kasus ini diduga terjadi pada 2024, namun korban baru melaporkannya ke Kepolisian Metropolitan Tokyo pada awal 2026.

Penyidik kemudian menyerahkan berkas perkara Murakami ke kejaksaan pada Jumat (26/6).

Kronologi Dugaan Kekerasan

Berdasarkan laporan media Jepang TBS NEWS DIG dan FNN Prime Online, dugaan kekerasan terjadi di kediaman Murakami di kawasan Shibuya, Tokyo.

Penyidik menduga sang aktor beberapa kali memukul wajah korban, menarik rambutnya, dan membenturkan kepalanya ke jendela hingga mengalami luka serius.

>>> Makhluk dengan Kesadaran Aneh Mungkin Melayang di Alam Semesta

Dugaan penganiayaan itu terjadi dalam beberapa kesempatan antara Maret hingga Mei 2024.

Saat diperiksa secara sukarela oleh kepolisian, Murakami dikabarkan tidak membantah telah melukai mantan kekasihnya.

Meski demikian, proses hukum masih berjalan. Penyerahan berkas ke kejaksaan belum berarti Murakami dinyatakan bersalah.

Jaksa akan menentukan apakah kasus ini akan dilanjutkan ke tahap penuntutan.

>>> Warga Virginia Kaget Menara Pemantau Flock Muncul di Halaman Depan Tanpa Pemberitahuan

Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari pihak manajemen Nijiro Murakami terkait perkara tersebut.