Nijiro Murakami, aktor yang dikenal lewat serial Netflix 'Alice in Borderland', mengakui telah melakukan kekerasan terhadap mantan pacarnya.

Seorang wanita melaporkan bahwa ia mengalami kekerasan di rumah sang aktor di Shibuya, Tokyo pada tahun 2024. Kasus ini kini telah dilimpahkan ke jaksa penuntut umum.

in1

>>> Panduan Memilih Bedak Sesuai Jenis Kulit: Kering, Berminyak, dan Kombinasi

"Tidak diragukan lagi bahwa saya telah melukainya," ujar Nijiro, seperti dikutip dari Nikkan Sports. Namun, baik agensi maupun Nijiro secara pribadi belum memberikan keterangan resmi kepada publik.

Wanita tersebut diduga mengalami penjambakan rambut, pembenturan kepala ke jendela, dan pukulan di wajah yang menyebabkan luka serius.

Ia disebut membutuhkan waktu lebih dari sebulan untuk sembuh.

Dampak pada Karier

Nijiro Murakami, putra dari aktor Jun Murakami dan penyanyi UA, meraih popularitas setelah memerankan Chishiya dalam 'Alice in Borderland'.

Pada 2023, ia sempat cuti akting karena masalah kesehatan mental dan fisik.

>>> Adam McKay Ungkap Alasan Bubarkan Perusahaan Bersama Will Ferrell

Ia bahkan tidak hadir di acara karpet merah 'Tokyo Revengers 2' dan mengundurkan diri dari pementasan 'Evangelion Beyond'.

Pemain 'Come Come Everybody' ini kembali beraktivitas pada 2025 dengan drama 'Lost and Found'.

Namun, kasus kekerasan ini kembali mencoreng namanya dan menuai kritik dari penggemar di media sosial.

Nijiro dijadwalkan tampil dalam pemutaran perdana 'Strange - Junji Ito's Strange Stories That Keep You Up at Night' pada 3 Juli mendatang.

>>> Alex Zendejas Debut di Piala Dunia Bersama AS Lawan Turki

Belum ada kepastian apakah acara tersebut akan tetap berjalan atau dibatalkan.