Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa perguruan tinggi harus menjadi tempat suburnya kebebasan akademis, bukan kebebasan dalam aspek lain.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri di Jakarta, Minggu (28/6).

in1

>>> Diskon Jumbo Kulkas dan Mesin Cuci di Transmart Full Day Sale Hari Ini

"Universitas adalah tempat di mana gagasan-gagasan diadu, adu gagasan, adu pandangan, adu filosofi, adu inovasi.

Di situ disebut bahwa kampus punya academic freedom, kebebasan akademis, bukan kebebasan yang lain-lain," kata Prabowo.

Menurut Prabowo, kampus tidak boleh menjadi tempat pertentangan. Ia menyebut kampus idealnya aktif menggeluti sains dan teknologi.

"Apalagi kampus menjadi tempat pemikiran-pemikiran atau tempat katakanlah pertentangan. Biarlah kampus aktif menggeluti sains dan teknologi," ujar dia.

>>> Klasemen Akhir Peringkat 3 Terbaik: Aljazair ke 32 Besar, Iran Pulang

Prabowo juga mengatakan bahwa perbedaan pandangan adalah hal yang lumrah. Ia mengaku tak ada masalah dengan perbedaan pandangan dan menekankan pentingnya persatuan oleh seluruh pihak di Indonesia.

Prabowo menekankan bahwa ilmu pengetahuan, khususnya di kampus, harus memberikan manfaat luas kepada masyarakat.

Ia menyebut para akademisi dan intelektual harus membalas budi kepada rakyat yang membiayai lembaga pendidikan.

"Untuk memberi manfaat kepada rakyat yang membiayai kampus-kampus itu, yang membiayai semua lembaga pendidikan.

>>> Prabowo Targetkan BUMN Tersisa 250 Perusahaan Tahun Ini

Swasta berperan sangat penting, tapi swasta pun menikmati uang rakyat dari subsidi listrik, subsidi BBM, dengan segala upaya yang kita lakukan," ucapnya.