Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn.

) Dudung Abdurachman angkat bicara terkait meninggalnya tiga peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) saat mengikuti latihan dasar kemiliteran.

in1

>>> Apple Dikabarkan Lewati M6 Pro dan Max, Fokus ke M7 untuk AI

Dudung memastikan pemerintah tetap melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan latihan. Namun, berdasarkan informasi yang diterimanya, belum ditemukan adanya unsur kelalaian yang menyebabkan tiga peserta meninggal dunia.

"Ada latihan militer yang memang sedang dievaluasi dan mendapat informasi dari Sesneg belum ada tingkat kelalaiannya.

Karena memang ya namanya meninggal mungkin kan tidak serta-merta latihan militer," kata Dudung, dikutip dari Antara, Jumat (26/6/2026).

Ia menilai masih ada kemungkinan ketiga peserta memiliki riwayat kesehatan tertentu yang turut memengaruhi kondisi mereka.

Dudung juga menegaskan bahwa latihan dasar kemiliteran dalam program SPPI bukan termasuk pelatihan dengan tingkat intensitas yang berat.

Evaluasi Latihan Tetap Berjalan

Meski belum ditemukan kelalaian, evaluasi terhadap latihan dasar kemiliteran bagi calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) akan terus dilakukan.

"Mudah-mudahan ke depannya apapun pelatihan ini harus sesuai dengan prosedur. Faktor keselamatan yang harus diutamakan sehingga tidak menimbulkan korban," ungkap dia.

>>> China Mulai Bangun Kunci Kapal Terbesar di Dunia di Sungai Yangtze

Salah satu peserta yang meninggal adalah Anisa Muyassaroh, yang mengikuti pendidikan di Satdik Dodikjur Rindam VI/Mulawarman Balikpapan.

Pada 18 Juni, Anisa sempat mengalami gangguan kesehatan dan memperoleh penanganan medis sebelum dirujuk ke rumah sakit.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, Anisa dinyatakan meninggal dunia akibat heat stroke.

Korban kedua adalah Yonanda Muhammad Taufiq yang menjalani pendidikan di Satdik Puslatpur Kodiklatad Baturaja.

Ia mengalami penurunan kondisi kesehatan pada 17 Juni dan sempat ditangani tenaga kesehatan satuan sebelum dibawa ke rumah sakit.

Yonanda dinyatakan meninggal dunia akibat serangan jantung atau henti jantung.

>>> Freelander 8 First Edition, SUV Kolaborasi Chery dan JLR Mulai Terlihat

Belakangan, jumlah korban kembali bertambah setelah peserta bernama Novia Rahmadhani Sihotang dilaporkan meninggal dunia. Total peserta SPPI yang meninggal selama latihan dasar kemiliteran kini menjadi tiga orang.